HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pansus VI DPRA: Panggil SKPA, “Kinerja Agak Mengecewakan”

5

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Panitia Khusus (Pansus) VI DPRA yang melakukan kegiatan di Kabupaten Aceh Timur memanggil pihak terkait di jajaran Satuan Kerja Pemerintah Aceh, Senin (15/8). Pemanggilan tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti hasil temuan pansus yang telah digelar beberapa hari lalu.

Sekretaris Pansus VI, Iskandar Usman Al-Farlaky kepada Serambi mengatakan, pihaknya kemarin memanggil sebanyak 13 SKPA. “Kami memanggil seluruh pihak terkait di SKPA untuk mengklarifikasi hasil temuan di lapangan dan kemudian meminta penjelasan termasuk seluruh dokumen pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di Aceh tahun 2015,” kata Iskandar seusai kegiatan di ruang Banleg DPRA.

Adapun SKPA yang dipanggil diantaranya Bina Marga, Pertanian, Pendidikan, DPPKA, Cipta Karya, Badan Dayah, Pengairan, Perikanan/Kelautan, dan Perkebunan. Berdasarkan hasil kegiatan pansus, lanjut Iskandar, pihaknya memperoleh beragam persoalan terkait pelaksanaan beberapa proyek Pemerintah Aceh tahun 2015, yang berdasarkan pemantauan diketahui kualitasnya agak mengecewakan.

“Maka, perlu dicocokkan dengan data pelaksanaannya, sehingga bila terjadi ketidaksesuaian, nantinya akan kami laporkan melalui sidang paripurna,” ungkapnya.
Iskandar juga mengaku kecewa dengan pelaksanaan beberapa proyek berskala besar yang dijalankan Pemerintah Aceh di Aceh Timur. Menurutnya, kekecewaan tersebut lantaran dari kondisi fisik pengerjaannya terkesan dilakukan asal jadi. “Bahkan ada proyek yang anggaran miliaran rupiah, tapi manfaatnya tidak dapat dinikmati oleh masyarakat. Saya menduga itu terjadi karena perencanaan yang asal-asalan, termasuk pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi,” katanya.

Politisi Partai Aceh ini juga mengatakan, seluruh temuan pihaknya itu akan dicocokkan dengan dokumen pelaksanaan yang dimiliki dinas termasuk hasil laporan pengawasan dan detail anggarannya. “Jika ada penyimpangan, maka kami akan laporkan melalui paripurna. Bila perlu kita juga berencana menempuh jalur hukum,” demikian Iskandar Usman.

loading...