HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Soal Pengakuan Jubir Pansus VI DPRA, Ini Kata Ketua Himpasay

Pertemuan Mahasiswa dengan DPRA Terkait Asrama Aceh di Yogyakarta
13

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Najamul Wathan heran membaca status Iskandar Usman Alfarlaky, anggota DPRA yang dalam kapasitasnya sebagai Juru Bicara Pansus VI DPRA mengaku sudah bertemu dengan beberapa mahasiswa warga asrama Ponco Yogya di gedung utama DPR Aceh.

“Sebelum saya menyampaikan pidato terkait masalah ini, saya juga sudah bertemu dengan beberapa mahasiswa warga asrama Ponco Yogya di gedung utama DPR Aceh. Semoga hal ini bisa segera ditangani,” tulis Iskandar Alfarlaky di halaman facebooknya, Rabu (24/8/2016) pukul 18.08 Wib.

Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Aceh-Yogya (Himpasay) itu, mahasiswa Aceh yang datang ke gedung DPRA belum sempat bicara dan membahas persoalan asrama Aceh di Yogyakarta khususnya asrama Ponco dengan Iskandar Usman Alfarlaky.

“Begitu menurut pengakuan teman-teman saya. Mereka hanya bertemu dengan Tarmizi Payang, yang membantu mempertemukan mahasiswa dengan Ketua DPRA. Iskandar Usman malah mengulur waktu dan meminta agar bertemu pukul 8 malam, jadi belum sempat berbicara soal asrama dengannya,” kata Najamul.

Najamul mengatakan secara lembaga Himpasay sangat mengapresiasi kepada Ketua DPRA yang telah bertemu dengan perwakilan mahasiswa untuk membahas persoalan asrama Ponco terkait poin-poin yang telah di bahas.

“Saya sangat berharap itu betul-betul segera diagendakan tidak hanya sebatas wacana karena kondisinya sudah sangat mendesak,” tegas Najamul Wathan.

Najamul juga sangat menyayangkan jika ada anggota DPRA yang tidak memiliki informasi yang cukup soal aset Aceh di Yogyakarta dan alergi dengan kritik mahasiswa terkait permasalahan asrama.

“Banyak anggota DPRA itu punya latarbelakang aktivis, minimal aktivis kampus dan juga pengkritik hebat di zamannya. Jadi tidak perlu takut, dan akibat malas membaca dan mencari tahu akhirnya aset Aceh yang berada di luar terancam di ambil orang,” pungkas Najamul Wathan yang disampaikan kepada redaksi aceHTrend.

Dalam pertemuan yang berlangsung di DPRA itu, Tgk. Muharuddin didampingi Abdullah Saleh, Ketua Komisi 1 DPRA. Sedangkan dari mahasiswa Aceh hadir Zahrul Fadhi Johan, Ramzi Murziqin, Achmad Zaki, dan Ade Ihsan Kamil.

Keempat mahasiswa Aceh itu sedang menuntut ilmu di Yogya. Ramzi Murziqin adalah mantan Ketua Himpasay, Zahrol Fadhi Johan sekarang pembina Himpasay. Mereka, kemaren melakukan pertemuan dengan Ketua DPRA membahas permasalahan Asrama Aceh di Yogya. Dalam pertemuan itu, Abdullah Saleh ikut mendampingi Ketua DPRA. [***]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat