HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Isu Kudeta dari Komandan Senior Berkecamuk di Tubuh ISIS

2

HARIANACEH.co.id – Pemimpin kelompok Islamic State (ISIS) dikabarkan melakukan pembersihan di tubuh pasukannya. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya.

Sumber lokal di Nineveh, Irak mengatakan Abu Bakr al-Baghdadi tengah melakukan perombakan. Baghdadi juga mengusir tiga kelompok dalam personel keamanan.

Baghdadi memberhentikan semua elemen Irak yang bekerja untuk badan keamanan ISIS. Selain itu dia juga serta mereka yang anggota keluarganya bekerja untuk Hash al-Sha’bi (kekuatan rakyat) atau pusat komando militer Irak untuk mencegah kudeta apapun atau kebocoran intelijen.

“Dia telah mengganti sebagian besar komandannya di Irak, khususnya di Mosul, dan sekitarnya. Baghdadi pun menggantinya dengan warga Arab asing dan lainnya,” ujar sumber itu, seperti dikutip kantor berita FARS, Sabtu (27/8/2016).

Pasukan Irak lawan kekuatan ISIS
Pasukan Irak lawan kekuatan ISIS. (AFP)

Keputusan dari Baghdadi sepertinya dipicu pemberontakan di dalam tubuh ISIS. Sebelumnya pada awal Agustus ini, menyuarakan dukungan terhadap pemimpin Al Qaeda, Ayman al-Zawahiri dan berupaya melakukan kudeta terhadap kekuasaan ISIS di Provinsi Kirkuk.

“Langkah yang dilakukan oleh komandan ISIS di Kirkuk tersebut menjadi sebuah pukulan yang telak bagi ISIS,” pungkas sumber tersebut.

Sumber itu juga menambahkan bahwa kudeta akan memainkan peranan penting dalam tubuh ISIS. Ini juga menunjukkan perseteruan yang memanas antara komandan ISIS di Provinsi Irak lainnya.

Kekuatan ISIS di Irak mulai terpukul

Pasukan Pemerintah Irak makin garang melakukan serangan terhadap basis pertahanan di Irak. Bahkan beberapa kota penting yang sebelumnya dikuasi oleh ISIS, mulai direbut kembali.

Kota terbesar yang berhasil direbut kembali oleh pasukan Irak adalah Fallujah dan Ramadi. Kota di Provinsi Anbar itu sangat penting kedudukannya karena berdekatan dengan Mosul yang sebagian masih dikuasai oleh ISIS.

Irak mengumumkan telah merebut sepenuhnya Fallujah, kota yang berjarak 50 kilometer dari ibu kota, pada akhir Juni.

Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, dinyatakan telah direbut kembali dari ISIS pada akhir Desember. Namun pertempuran di sekitar area tersebut masih berlanjut hingga saat ini.

Operasi terbaru militer Irak adalah merebut markas militer kunci di selatan Mosul. Kemenhan Amerika Serikat menyebut pangkalan itu dapat dijadikan batu loncatan dalam mendorong operasi merebut kota terakhir yang dikuasai ISIS di Irak.

ISIS menguasai Baghdad bagian utara dan barat pada 2014. Namun pasukan Irak yang didukung koalisi pimpinan AS belakangan berhasil mengurangi jumlah daerah jajahan grup ekstremis tersebut.

loading...