Harian Aceh Indonesia
HARIANACEH.co.id

Advertisement

Melania Trump Gugat Daily Mail Karena Marah Disebut PSK

HARIANACEH.co.id — Melania Trump, istri dari calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menggugat kantor berita Daily Mail dan seorang blogger asal Amerika Serikat yang dinilai telah merilis berita bohong mengenai masa lalu dirinya.
Bulan lalu, Daily Mail mengutip artikel dari majalah asal Slovenia bahwa agensi model di New York, tempat Melania bekerja pada 1990-an, juga bergerak di bisnis terkait prostitusi.
Kamis (1/9/2016) malam waktu Inggris, Daily Mail menarik artikel tersebut yang muncul di koran dan situsnya.
Daily Mail tidak bermaksud menyebutkan atau mengisyaratkan bahwa tuduhan tersebut benar, dan juga tidak bermaksud menyebutkan atau mengisyaratkan bahwa nyonya Trump pernah bekerja sebagai ‘escort’ atau berada dalam ‘bisnis seksual,'” ujar pernyataan resmi Daily Mail.
Pengacara Melania, Charles Harder, mengatakan kepada CNN Money bahwa kliennya akan melanjutkan gugatan ini meski Daily Mail sudah menarik artikenya.
Harder menegaskan kembali bahwa kliennya telah menggugat Daily Mail dan seorang blogger bernama Webster Tarpley atas perilisan cerita yang “sangat merusak” citra istri Trump.
“Para tergugat telah membuat sejumlah pernyataan terhadap nyonya Trump yang 100 persen salah dan sangat merusak reputasi personal dan profesionalnya,” ungkap Harder, seperti dikutip Independent.co.uk, Jumat (2/9/2016).
Dalam gugatan, disebutkan bahwa Tarpley telah mempublikasikan “pernyataan salah dan merusak” mengenai Melania, termasuk yang menyebutkan bahwa mantan model itu pernah mengalami “kehancuran mental berat.”
“Aksi para tergugat sangat mengerikan dan menghina nyonya Trump, sehingga kerugiannya diperkirakan mencapai USD150 juta,” tegas Harder.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Beri Komentar
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. TerimaSelengkapnya