HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Obama ‘Kampanye’ Gantikan Clinton Untuk Serang Donald Trump

5

HARIANACEH.co.id – Dengan absennya calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Hillary Clinton dari kampanye, Presiden AS Barack Obama akhirnya menggantikan Clinton untuk ‘berkampanye’ di Philadelphia.

Dalam kampanyenya yang bertujuan mendukung Clinton ini, Obama mengatakan bahwa Donald Trump adalah seorang yang tak peduli dengan orang yang bekerja terkait dengan kebijakan kelas pekerja yang Trump gulirkan.

“Dia adalah pria 70 tahun di bumi ini yang tidak menunjukkan kepedulian terhadap orang yang bekerja. Ia menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk tinggal jauh dari orang-orang yang bekerja,” ungkap Obama, seperti dikutip Reuters, Rabu (14/9/2016).

Dalam pidatonya tersebut, Obama juga mengatakan angka sensus baru pertumbuhan pendapatan sebagai bukti bahwa kebijakan pemerintahannya telah membantu meningkatkan ekonomi. Dengan kata lain, bukti ini melemahkan argumen Trump di mana ia mengatakan bahwa pemerintahan Obama menimbulkan kesengsaraan ekonomi yang mendalam.

Presiden AS Barack Obama berkampanye untuk Hillary Clinton di Philadelphia
Presiden AS Barack Obama berkampanye untuk Hillary Clinton di Philadelphia. (AFP)

“Dengan begitu banyak tindakan, Amerika lebih kuat dan lebih makmur daripada ketika awal mula dulu,” lanjutnya.

Penampilan Obama ini adalah kali pertama dirinya menggantikan Clinton yang tengah jatuh sakit. Clinton didiagnosis terkena pneumonia pada Jumat lalu setelah terhuyung dan hampir jatuh saat menghadiri peringatan tragedi 9/11 di Manhattan.

Mantan menteri luar negeri di era Obama tersebut, kini sedang beristirahat di rumahnya, di Chappaqua, New York. Clinton akan kembali berkampanye pada Kamis 15 September mendatang.

Sementara, Trump berkampanye di Philadelphia sesaat setelah Obama pergi. Ia menggembar-gemborkan proposal keluarga untuk mengurangi perawatan anak dari pajak penghasilan. Ia mengatakan bahwa hal ini bertujuan untuk meningkatkan keluatga kelas pekerja dan kelas menengah.

“Saya juga mendukung upah yang sama bagi perempuan. Seorang ibu yang bekerja harus cukup kompensasi dan memiliki akses perawatan anak berkualitas yang terjangkau,” jelas Trump.

loading...