HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

DPR Aceh Kecewa RKB SMKN Ulim Tak Tuntas Dikerjakan

1

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Panitia Khusus (Pansus) DPR Aceh temukan proyek pembangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya tak tuntas dikerjakan oleh rekanan pelaksana CV Karya Bersama.

Pembangunan enam ruang belajar menelan dana Rp 635,686 juta melalui dana Otonomi Khusus (Otsus) 2015 ternyata ditemukan banyak item pengerjaan tidak selesai, seperti pengerjaan atap dan lantai ruangan.

“Kami minta perusahaan yang lari dari tanggung jawab di-black list, sehingga tak ada lagi proyek yang telantar karena ulah rekanan (kontraktor), ” tegas anggota Pansus DPRA Dapil II H Sulaiman Ary, Kamis (15/9).

Pihak Pansus DPRA Dapil II itu menyayangkan, proyek pembangunan enam RKB SMKN 1 Ulim tak sesuai harapan. Padahal pemerintah menganggarkan dana cukup besar. “Kami menilai itu terjadi tak terlepas akibat kelalaian pengawasan dari Disdik Aceh yang tidak serius mengawal proses pembangunan, ” kata Nyak Man , sapaan Sulaiman Ary, putra Meureudu, Pidie Jaya itu.

Ketua Pansus DPRA Dapil II Anwar Ramli menambahkan, akibat pembangunan RKB SMKN Ulim yang tak selesai itu telah menimbulkan kerugian daerah yang tidak sedikit.

Pansus DPRA Dapil II meminta PPTK Dinas Pendidikan Aceh mendesak rekanan CV Karya Bersama memperbaiki kerusakan atas pekerjaan sebelumnya, seperti plafon atap maupun lantai kini kondisinya sudah rusak, meskipun rekanan tersebut telah diputus kontraknya.

“Itu konsekwensi pekerjaan. Jadi CV KB tidak bisa lari dari tanggung jawabnya memperbaiki semua kekurangan dalam pembangunan itu,” katanya. Sehingga tidak berimbas pada kerusakan pada pekerjaan lanjutan akan dilakukan rekanan lain dari sisa pekerjaan.

“Nah, itu dimaksudkan agar alokasi dana yang telah dianggarkan tidak menjadi sia-sia,” tegas Anwar Ramli.(MedanBisnis)[***]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat