HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Korban Ledakan Granat di Bener Meriah Bertambah

10

HARIANACEH.co.id, BENER MERIAH – Korban meninggal dunia akibat ledakan granat manggis dalam mobil dinas DPRK Bener Meriah bernomor polisi BL 136 Y di Kampung Menderek Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (17/9) kemarin kembali bertambah setelah sebelumnya seorang anak balita bernama Kidi meninggal dunia beberapa saat setelah ledakan.

Sekitar pukul 12.00 Wib, Minggu (18/9), sang sopir mobil bernama Aulia Fahmi (22) akhirnya menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RS Muyang Kute Bener Meriah.

“Korban sudah dibawa oleh keluarga ke rumah duka di kampung Tingkem,” ujar Direktur RS Muyang Kute dr. Alisa Lisikmiko melalui Sekretarisnya, Hasyimi.

Selanjutnya, kata dia, korban-korban lainnya juga dirujuk ke RS Datu Beru Takengon.

“Salah seorang anak yang turut menjadi korban juga mengkhawatirkan kondisinya, karenanya dirujuk ke Takengon. Karena orangtuanya yang juga ikut menjadi korban (Hasyimi dan Fauziah) tidak mau dirawat terpisah dengan anaknya, maka juga ikut dirujuk,” ungkap Hasyimi.

Adapun 7 nama-nama korban ledakan tersebut, 7 orang korban, Kidi (5) dan Aulia Fahmi (22) meninggal dunia, Nurma (50) yang merupakan istri anggota DPRK Bener Meriah, Mansyur Ismail menjalani perawatan intensif di ICU Datu Beru Takengon.

Korban selanjutnya Hasyimi (35), Fauziah (35), Farhan Rizki (10) serta Intan (5). (*)

loading...