HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ponsel Bisa Jadi Alat Pelacak Akibat Aplikasi Smartphone Berbahaya

12

HARIANACEH.co.id – Perusahaan keamanan Friday on Mobile, bernama Lookout menemukan empat aplikasi pada Google Play Store yang bermuatan kode berbahaya. Kehadiran kode tersebut mengubah aplikasi tersebut menjadi alat mata-mata terhadap aktivitas pengguna.

Menurut Lookout, aplikasi ini dapat melacak posisi pengguna, serta mengumpulkan informasi terkait penerima email yang dikirim via perangkat. Informasi tersebut dinilai Product Manager for Security Research Lookout, Kristy Edward, sangat berharga bagi penyerang.

Salah satu aplikasi bermuatan kode berbahaya tersebut bernama Embassy, berfungsi sebagai pengiklan di Play Store. Aplikasi ini memungkinkan pengguna menemukan lokasi dan informasi terkait kedutaan negara mereka di negara asing.

Saat ini, aplikasi tersebut mengubah ponsel pengguna sebagai alat penggerak dan mengirimkan daftar kontak email ke akun pada server yang dikelola oleh Facebook dan Amazon. Aplikasi lain mengiklankan diri mereka sebagai aplikasi baru, namun tidak berfungsi. Aplikasi lain ini bernama Overseer.

Menurut Lookout, Google telah menghapus aplikasi tersebut dari Play Store. Google mengonfirmasikan bahwa penghapusan aplikasi namun menolak untuk berkomentar lebih jauh, seperti yang dilaporkan oleh CNET.

Edward juga mengungkap, dirinya tidak dapat berspekulasi terkait kreator Overseer. Menurut Edward, software berbahaya tersebut, yang belum teridentifikasi pada aplikasi lain, menggunakan teknik baru demi menghindari pendeteksian.

Lookout juga menyebut, software berbahaya tersebut sering kali menunjukan tengah mengirimkan data ke server acak di negara asing. Penggunaan server Facebook, jelas Lookout, memudahkan proses tersebut terlihat oleh para peneliti.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time