HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tarmizi Karim Resmi Daftarkan Diri ke KIP Aceh Meski Wakilnya Diganti

5

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Pasangan Tarmizi A Karim-Teuku Machsalmina Ali resmi mendaftar sebagai calon gubernur dan wakil gubernuh Aceh 2017-2022, Kamis (22/9). Pasangan yang diusung Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat, PPP, Hanura dan PKPI itu mengunakan becak ke kantor KIP Aceh.

Tarmizi Karim mengatakan, sejauh ini tahapan pendaftaran dirinya sebagai calon gubernur berjalan dengan baik. Bahkan KIP memberikan pelayanan yang prima saat pendaftaran.

“Kami telah menyerahkan seluruh dokumen yang dibutuhkan dan telah mengambil persyaratan selanjutnya. KIP Aceh juga memberikan sambutan yang baik saat pendaftaran,” katanya.

Sebelumnya, Tarmizi Karim dipasangankan dengan Zaini Djalil sebagai paket calon Kepala Daerah Aceh 2017-2022. Jelang pendaftaran, Partai Nasional Demokrat (NasDem) melakukan koalisi dengan Partai Golkar dan mengantikan calon wakil Gubernur Aceh. Setelah diskusi panjang dan pensiun dari birokrat, Tarmizi Karim kemudian menyatakan bergabung dengan Partai Nasdem.

“Pada pembahasannya, menghasilkan finalisasi dua opsi dengan partai pendukung. Apalagi dulu saya dari birokrat yang ingin membuat perubahan di Aceh. Kemudian setelah saya sampaikan kepada Bapak Surya Paloh, saya menyatakan pensiun, maka saya menyatakan diri bergabung dengan NasDem,” sebutnya.

Tarmizi menambahakan, setelah bergabung dengan NasDem. Ketua Umum Parati NasDem, Surya Paloh membuka peluang kepada partai lain untuk mengisi posisi Calon Wakil Gubernur Aceh. Hal ini dilakukan agar proses restorasi mampu menghasilkan sinergiritas untuk membangun Aceh.

“Pergantian wakil juga atas dukungan dari Nasdem. Terpilihnya wakil dari wilayah barat selatan juga sebuah proses politik yang sangat demokratis. Sehingga kami berkeyakinan dan berpikir positif pada dukungan masyarakat. Bagaimana agar rakyat mendapatkan keterwakilan daerah, barang tentu itu sangat positif. Keseimbangan pembangunan daerah ke depan tidak enklaf dalam pembangunan,” sebutnya.

Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Teuku Muhamad Nurlif menilai terpilihnya calon wakil gubernur dari Parta Golkar merupakan dinamika politik yang terjadi secara demokratis. Bahkan, sebagai partai pemenang kedua di Aceh, ia juga berkomitmen menjunjung Pilkada damai karena lebih baik kalah daripada Aceh kembali konflik.

“Meski baru menyatakan bergabung. Partai Golkar siap mengamankan dan memenangkan pasangan Tarmizi Karim-Machsalmina. Kami akan berkerja keras agar target itu tercapai,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh, Zaini Djalil, menjelaskan meski terkesan pergantian mendadak. Keputusan pimpinan dalam pergantian wakil merupakan langkah yang tepat. Sehingga menghasilkan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Memang keputusan yang mendadak. Menentukan sikap dengan segala kondisi yang ada, saya memutuskan mundur dari wakil. Tidak ada perdebatan, saya langsung mundur setelah dipanggil ke Jakarta,” terangnya.

Meski demikian, Zaini Jalil mengaku akan tetap berada di garda terdepan untuk memenangkan pasangan ini. Pada dasarnya, telah menjadi instruksi ketua umum partai NasDem agar bisa mengantarkan pasangan Tarmizi Karim menjadi Gubernur Aceh.   (Ferdian)

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time