Berikut Ciri-ciri Orang Yang Kecanduan Onani dan Masturbasi

2 min


66
15 shares, 66 poin
Kecanduan Onani
Ilustrasi Kecanduan Onani. FOTO/Shutterstock

HARIANACEH.co.id Onani adalah kegiatan seksual tanpa persetubuhan yang sering dilakukan oleh pria maupun wanita.

Onani atau masturbasi oleh sebagian besar dokter dan ahli masuk dalam kategori safesex asalkan dilakukan dengan benar, tidak menimbulkan masalah dengan kesehatan dan tidak terlalu sering atau kecanduan untuk melakukannya.

Sayangnya tidak ada batasan atau pembatasan tentan frekuensi orang melakukan onani sampai ketagihan.

Dikutip di Indonesiakita, Melalui dari beberapa sumber referensi di situs-situs kesehatan yang membahas tentang permasalahan ini, kami bagikan beberapa tanda jika Anda salah seorang yang sering melakukan onani.

Ini sama juga dengan kecanduan dengan benda lain, kecanduan onani tentu nampak negatif, baik untuk kesehatan maupun dari segi perilaku.

Advertisements

Tanda yang memungkinkan Anda mengenal Anda sering onani akan terlihat dari fitur-fitur yang dirasakan oleh Anda sendiri.

Misalnya Anda lebih menyukai masturbasi atau onani dibandingkan hubungan seks normal, selalu akan mengulang lagi jika ada kesempatan, dan lain-lain.

Anda rasa atau beranggapan salah satu atau beberapa dari fitur tersebut ada pada diri Anda, segera periksa diri Anda dan berusahalah semaksimal mungkin untuk menguranginya.

Berikut ini 7 tanda-tanda Anda sudah sering onani, mari kita bahas satu per-satu:

Advertisements

Onani sebagai pelampiasan emosi

Gairah seks memang kadangkala meningkat ketika emosi sedang tidak stabil.

Salah satu penyaluran yang umum dilakukan adalah dengan melakukan masturbasi.

Jika Anda selalu menjadikan onani sebagai pelampiasan emosi Anda maka ada kemungkinan Anda telah kecanduan.

Timbul sakit pada area kelamin

Aktifitas onani melibatkan stimulasi yang intens pada area kelamin secara terus menerus.

Terlalu banyak masturbasi tentu akan menimbulkan kerusakan pada jaringan yang terus menerus dirangsang.

Akibatnya adalah timbul lecet pada kulit penis atau yang paling parah pembuluh darah jadi rusak.

Jika ini yang Anda rasakan saat ini maka bisa dipastikan Anda terlalu banyak onani.

Mengganggu hubungan

Bagi pasangan suami istri, onani bisa jadi adalah salah satu variasi seks yang bisa dilakukan secara bersama-sama.

Tetapi jika salah satu pasangan lebih menikmati masturbasi sendiri dari mutual dan memiliki kemungkinan mengganggu hubungannya dengan pasangannya, maka itu adalah pertanda onani yang dilakukannya tidak normal lagi alias terlalu banyak.

Kesepian

Jika Anda merasa hampa, tidak memiliki teman untuk berbagi, malas beraktifitas dan lebih memilih melakukan masturbasi maka itu berarti Anda sudah kecanduan.

Hal tersebut terjadi karena efek dari hormon dopamin yang Anda keluarkan saat mencapai orgasme.

Timbul rasa malu

Menurut dari beberapa dokter, tampak paling umum dari masturbasi adalah kondisi psikis pelaku terganggu.

Tampaknya adalah menurunnya tingkat kepercayaan diri dan malu saat berada di lingkungan sosial.Penampakan psikis seperti ini umumnya hanya dirasakan oleh orang yang melakukan onani terlalu sering.

Terobsesi

Seperti orang yang terobsesi dengan makanan, maka orang yang terobsesi melakukan onani tidak bisa menghilangkan pikiran untuk melakukan onani dari pikirannya.Setiap ada kesempatan atau waktu luang, atau jika melihat sesuatu yang menggairahkan, maka pikirannya selalu mencari cara untuk melakukan masturbasi.

Menyesal

Semua orang yang aktif melakukan onani memiliki perasaan bersalah dan selalu berniat berhenti onani setelah melakukannya.Sayangnya niat berhenti itu muncul hanya sesaat, ketika gairah seks bangkit lagi atau jika ada pemicu maka dia akan bermasturbasi lagi.

 

Bahaya Onani

Meskipun banyak dokter yang menyebut onani terlalu banyak tidak berbahaya dan tidak akan membuat sperma habis, aktifitas ini bukan berarti tanpa risiko sama sekali.

Banyak penelitian telah membuktikan adanya penurunan kualitas hidup pada orang-orang yang terlalu banyak onani atau kecanduan.

Meskipun dampak paling umum terlihat sebatas hanya pada faktor psikis tetapi masalah-masalah psikis ini lambat laun tentu akan mempengaruhi kesehatan fisik juga.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

66
15 shares, 66 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
10
Suka
Takjub Takjub
8
Takjub
Kaget Kaget
5
Kaget
Takut Takut
2
Takut
Lucu Lucu
26
Lucu
Sedih Sedih
21
Sedih
Marah Marah
18
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns