HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Hillary Clinton: Saya Siap Jadi Presiden Amerika Serikat

7

HARIANACEH.co.id – Calon Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat menyatakan siap untuk menjadi Presiden.

Ucapan Hillary disampaikannya ketika menjalani debat Capres 2016 di Hofstra University di New York. Clinton mengungkapkan hal tersebut ketika membahas masalah rasisme ketika berhadap dengan Donald Trump saat debat ini.

Mengenai isu ini, Clinton menyebutkan sikap bias bukan saja dialami oleh kalangan Afro-Amerika, tetapi juga warga kulit putih AS.

“Saya sempat bertemu dengan beberapa kepala polisi. Mereka menyebutkan banyak masalah yang terjadi, seperti masalah mental,” ucap Hillary Clinton.

“Mereka ingin pelatihan kembali untuk anggota polisi. Saya kira pemerintah bisa memberikan hal tersebut,” tegasnya.

Bagi Clinton, kebijakan yang efektif tidak seharusnya kedengaran bagus. “Tidak ada seorang pun yang seharusnya tidak setuju dengan rasa hormat terhadap kehidupan kalangan pemuda (di tempat yang terjadi kerusuhan ras),” imbuh Clinton.

Trump kemudian memberikan pandangannya sendiri. Menurutnya masyarakat kulit hitam di AS selalu dikecewakan oleh politisi. “Masyarakat selalu dikecewakan dan digunakan demi mendapatkan suara dari politikus Demokratik,” tuduh Trump.

Clinton pun membantah kembali ucapan Trump dengan menyatakan kesiapannya untuk menghadapi debat ini dan juga dalam pencalonannya sebagai presiden.

“Saya kira Donald (Trump) akan mengkritik saya karena mempersiapkan debat ini. Dan saya benar-benar mempersiapkannya. Anda tahu apalagi yang saya persiapkan? Saya persiapakan diri untuk menjadi Presiden. Itu adalah hal yang baik,” tegas Hillary Clinton.

Kemudian moderator Lester Holt bertanya kepada Trump apa yang membuatnya berubah pikiran terhadap isu akta kelahiran. Trump justru menilai hal itu diutarakan pertama kali oleh ajudan Clinton, Sydney Blumenthal.

Clinton pun menanggapinya bahwa Trump justru berupaya menutup isu rasisme, dan akta kelahiran dari Presiden Obama (yang memicu kontroversi). “Dia memulai kampanye berdasarkan kebohongan mengenai rasisme, karena beberapa pendukungnya, percaya atau tidak menginginkan hal tersebut,” tutur Clinton.

Kembali Clinton mengingat tentang pidato Michelle Obama saat konvensi nasional Partai Demokrat. “Ingat kembali apa perkataan Michelle Obama, ketika mereka merendahkan, kita tetap tinggi,” pungkas Clinton.

Debat Capres AS ini berlangsung selama 90 menit. Debat kali ini dimoderatori oleh jurnalis senior Lester Holt. Isu domestik menjadi perhatian utama dalam debat pertama ini.

loading...