HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Para Pasangan Cagub & Cawagub Aceh Ikuti Tes Baca Al Quran

7

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh hari ini, Rabu (28/9) mengikuti rangkaian uji tes baca Al Quran di Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh. Uji baca Alquran sudah menjadi kewajiban tiap kandidat kepala daerah di Aceh dan merupakan tahapan ketiga Pilkada serentak 2017 setelah tes kesehatan.

Komisioner Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Junaidi menuturkan, selain calon gubernur dan wakil gubernur, pasangan calon bupati dan wakil bupati berikut calon wali kota dan wakil wali kota di 20 kabupaten dan kota juga akan mengikuti tes baca Al Quran di wilayahnya masing-masing.

“Pelaksanaan uji baca Al Quran akan dilangsungkan pada pukul 9.00 WIB. Para calon tidak bisa diwakilkan oleh siapapun. Sehingga wajib menghadiri tahapan ini,” kata Junaidi di Banda Aceh, Rabu (28/9).

Enam pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh yang sudah mendaftar dan harus mengikuti rangkaian uji mampu baca Al Quran hari ini adalah petahana Zaini Abdullah–Nasaruddin; Muzakkir Manaf–TA Khalid; Tarmizi Karim–Machsalmina; Zakaria Saman–T Alaidinsyah; Abdullah Puteh–Sayed Mustafa; serta Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah.

Junaidi mengatakan, penilaian yang dilakukan pada uji baca Alquran adalah adab, kelancaran bacaan, dan tajwid. KIP Aceh telah menunjuk tim penguji dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) dan Kementerian Agama.

“Jika mendapatkan nilai minimal 50, bakal calon sudah bisa dinyatakan lulus tahapan uji baca Alquran,” jelasnya.

Pada Pilkada Aceh serentak 2017, pemilihan akan diikuti oleh 20 kabupaten kota untuk bupati walikota serta satu gubernur. Dari jumlah kabupaten itu, total 187 calon dari seluruh Aceh baik gubernur, bupati dan walikota akan mengikuti tahapan tersebut.

Terhadap jadwal pelaksanaan uji baca Alquran di kabupaten dan kota dilaksankan tidak serentak. Sebagian daerah melaksanakan uji tersebut pada 27 September 2016. Ada pula yang menggelar tahapan ini esok dan lusa.

KIP Aceh sendiri memberikan kemudahan bagi calon yang sedang melaksanakan ibadah haji maupun umrah. Mereka hanya diminta untuk uji baca Alquran melalui video call. Sehingga antara tim penguji dapat saling melihat, mendengar, dan memberi penilaian.

Tidak hanya itu, aturan yang dimiliki KIP juga menjelaskan mengenai calon wanita yang sedang haid saat dilaksanakan uji baca Alquran. Mereka hanya diminta untuk membacakan metode iqra` enam.

“Mereka terlebih dahulu harus memberikan surat keterangan sedang ibadah haji maupun umrah yang dikeluarkan oleh pihak yang bersangkutan. Sementara bagi mualaf satu hingga lima tahun, hanya diuji tiga surat pendek juz 30 dan metode iqra` lima. Juga harus ada surat keterangan resmi dari pihak bersangkutan,” jelasnya.

loading...