HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Aceh Ukir Sejarah Baru Dari PON Jawa Barat

5

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Sejarah baru tercipta di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 bagi Kontingen Aceh. Untuk pertama kalinya selama ikut PON, Aceh melewati catatan 27 tahun silam.

Hingga Rabu (28/9), Aceh sudah meraih 8 medali emas, 7 perak, dan 10 perunggu. Dari satu sisi ini sudah berhasil melampaui target di ajang empat tahunan itu. Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar, mengakui hasil ini sudah sesuai dengan target yang diberikan Ketua Umum KONI Aceh, Muzakir Manaf.

Pria akrab disapa Abu Razak ini merinci delapan medali emas disumbangkan dari angkat besi 2 emas, atletik (1), panahan (1), kempo (1), terjun payung (1), dan tarung derajat (2).

Lalu perak dari drum band (2), panahan (1), taekwondo (1), tarung derajat (2), terjun payung (1). Perunggu dari drum band (1), kempo (1), panahan (2), tarung derajat (2), terjun payung (1), tinju (1), dan gulat (1).

Kata Abu Razak, dengan perolehan medali tersebut, belum dapat dipastikan posisi Aceh akan berada pada peringkat keberapa, sebab daerah lain juga ikut menambah medali menjelang penutupan. “Kita berharap bisa masuk 15 Besar,” ujar dia.

Menurut dia, dengan catatan delapan emas, kontingen Aceh sudah melewati perolehan pada PON XII/1989 di Jakarta yang berlangsung 18-28 Oktober. “Saat itu Aceh meraih 7 medali emas setelah itu prestasi kita terus menurun, bahkan pernah meraih hanya satu medali di PON XV/2000 Jawa Timur,” tuturnya.

Menurut penelusuran Wartawan, empat tahun setelah masa suram di Surabaya, Kontingen Aceh mencatat hasil bagus di PON XVI/2004 Palembang. Di Sumatera Selatan ini, Aceh berada di peringkat 22 dengan 6 emas, 2 perak, dan 5 perunggu.

Prestasi ini kembali menurun saat tampil di PON XVII/2008 Kalimantan Timur. Aceh hanya mampu membawa 4 emas, 4 perak, dan 6 perunggu. Dari tabel perolehan medali berada di peringkat ke-23. Kemudian, empat tahun lalu saat ikut PON XVIII/2012 Riau, Aceh hanya meraih 3 emas, 5 perak, dan 18 perunggu. Posisinya di urutan 25 nasional.

“Alhamdulillah, 2016 ini jauh lebih baik selama Aceh ikut PON. Semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, mengingat Aceh juga berniat menjadi tuan rumah PON XXI pada 2024,” tutup Abu Razak.

Untuk PON XIX/2016 Jawa Barat, Aceh mengikuti 31 cabor. Para peraih medali emas diganjar bonur besar Rp 250 juta.

loading...