HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tanggapan Ketua Komisi I DPR Aceh terkait Penambahan Pasukan BKO

3

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Perhelatan Pilkada serentak 2017 sudah didepan mata. Penambahan pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO) Polri untuk pengamanan Pilkada Aceh pun semakin kental diwacanakan, ada yang setuju dan ada pula yang dengan tegas menolak pasukan tambahan karena Aceh dianggap sudah sangat kondusif.

Menanngapi hal tersebut, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh mengatakan pihaknya akan mengagendakan pertemuan dengan Kapolda Aceh untuk membahas lebih lanjut terkait wacana penambahan pasukan BKO untuk pengamananPilkada Aceh 2017 mendatang.

“Minggu depan kita akan mengagendakan secara khusus pertemuan dengan Kapolda dalam Rapat Kerja Komisi I DPR Aceh untuk membicarakan lebih detil persoalan pengaman Pilkada Aceh mendatang,” kata Abdullah Saleh kepada Klikkabar.com, usai menghadiri kunjungan silaturrahmi Kapolda Aceh di Ruang Kerja Ketua DPR Aceh, Senin siang, 3 Oktober 2016.

Abdullah Saleh mengatakan, pertemuan khusus Komisi I dengan pihak Polda Aceh nantinya akan mengupas lebih dalam terkait perlu atau tidaknya penambahan pasukan BKO menyangkut pengamanan Pilkada Aceh. Dalam pertemuan itu nantinya, lanjut Abdullah Saleh, juga akan membahas persoalan-persoalan tugas kepolisian lainnya di Aceh.

“Kita ingin mendapat penjelasan dulu dari Kapolda Aceh, apa perlu tidaknya mendatangkan pasukan tambahan atau BKO ini. Nanti kita akan mendengar penjelasan dari Kapolda bagaimana kebutuhan pengamanan Pilkada,” ungkapnya.

“Jadi kalau belum ada penjelasan dari Kapolda, kita tidak bisa menjelaskan apa alasan dan pertimbangan penambahan pasukan BKO ini. Makanya Komisi I akan mengagendakan pertemuan dengan Kapolda Aceh. Disana nanti Kapolda bisa memaparkan kepada kita bagaimana persiapan pengamanan Pilkada dan berapa pasukan penambahan (BKO) yang dibutuhkan,” pungkas politisi dari Partai Aceh ini.

loading...