HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Tren Wisata Halal

HARIANACEH.co.id – Tren baru dalam dunia pariwisata kini adalah wisata halal. Di sejumlah negara, model wisata syariah itu terus berkembang. Di Asia Tenggara, wisata halal juga menjadi potensi baru dalam bisnis. Sebagai negara yang memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Islam, Indonesia dinilai memiliki potensi jenis wisata itu.

Merujuk pada aturan Islam, industri pariwisata di sejumlah negara, khususnya Indonesia tengah dikembangkan. Memiliki penduduk dengan mayoritas beragama Islam, Indonesia dinilai memiliki potensi jenis wisata itu.

Di Indonesia, Aceh dan Lombok adalah kawasan yang memulai model bisnis pariwisata syari ini. Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh World Travel Market di London pada tahun 2007 disebutkan bahwa ada potensi yang sangat besar bagi pariwisata halal dari sisi ekonomi.

Dikutip dari Republika Online, Pariwisata halal digambarkan tumbuh 100 persen lebih cepat daripada sektor wisata lainnya, mencapai 135 miliar dolar AS nilai pemesanan perjalanan ke luar negeri, diprediksikan akan tumbuh hingga 200 miliar dolar pada tahun 2020. Manisnya bisnis tersebut telah diikuti oleh Thailand demi menyedot wisatawan asal Timur Tengah.

Baca Juga

Mengenang Bencana Tsunami…

Tsunami Aceh: Rakyat Aceh Peringati 13 Tahun Bencana Tsunami

Operasi Kedua KA Cut Meutia

Wisatawan muslim saat ini jumlahnya terus meningkat dari waktu ke waktu, pada 2014 tercatat pengeluaran pasar muslim global mencapai 11 persen dari total pengeluaran wisatawan global secara keseluruhan yang mencapai 142 miliar dolar AS.

Di sejumlah negara di Asia Tenggara, hotel-hotel halal, biro perjalanan yang menggunakan konsep Islami juga berkembang. Dalam perjalanan bisnisnya pelayanan pariwisata halal merujuk pada aturan-aturan Islam.

Salah satu contoh dari bentuk bisnis wisata halal yang mengikuti konsep Islam semisal hotel biasanya tdak menyediakan makanan ataupun minuman yang mengandung alkohol. Begitu juga dengan fasilitas kolam renang dan spa, hotel yang mengusung wisata halal akan selalu memisahkan fasilitas khusus untuk pria dan wanita.

Saat ini Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tengah gencar melakukan promosi wisata halal di luar negeri. Disebutkan bahwa ada tiga provinsi yang ditetapkan menjadi destinasi wisata halal di Indonesia, yaitu Sumatera Barat, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat.
Disiapkan dalam perjalanannya, konsep bisnis wisata halal yang tengah dikembangkan wajib memberikan kemudahan bagi wisatawan muslim dalam pelaksanaan ibadah selama perjalanan.

Pemerintah Nusa Tenggara Barat sendiri telah menyiapkan sejumlah destinasi kunjungan wisata halal seperti Desa Sade, Islamic Center, Masjid Kuno Karang Bayan, Sesaot, Jurang Malang, benang kelambu, Gili Nanggu, Gili Sudak, dan Gili Kedis. Diharapkan tujuan wisata ini dapat menyedot kedatangan wisatawan Muslim dari sejumlah negara.

Untuk wisata belanja, Indonesia pun menyiapkan Bandung dan Jakarta yang telah masyur hingga Afrika. Diharapkan dari pusat perbelanjaan Tanaabang dan Pasar Baru Bandung, Jawa Barat transaksi dagang dapat meningkat.

Memuat
Komentar
Sedang Loading...