HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Badai Matthew Menerjang Korban Tewas Bertambah 11 Orang

6

Bahama, (harianaceh.co.id) – Setelah menewaskan satu orang, korban badai Matthew di Kepulauan Karibia bertambah menjadi 11. Dari 11 korban, lima di antaranya tewas di Haiti. Semenanjung barat Haiti adalah daerah paling parah terkena badai Matthew.

“Sejumlah rumah rusak, beberapa kehilangan atap di rumahnya dan mereka harus mengungsi. Keadaan rusak parah,” ujar Menteri Dalam Negeri Haiti, Francois Anick Yusuf, seperti dikutip USA Today, Rabu (5/10/2016).

Bantuan internasional untuk Haiti saat ini terhalang minimnya akses ke daerah-daerah yang keadaannya paling parah. Ketinggian sungai terus meningkat dan ada kekhawatiran terjadi tanah longsor dari lereng bukit.

Sementara itu otoritas Kuba melaporkan tidak adanya kerusakan berarti akibat Matthew. Kekuatan badai mulai melemah, namun terus bergerak ke arah timur Kuba dan juga timur Bahama.

Perdana Menteri Bahama Perry Christie mengaku khawatir terhadap bencana alam ini. “Kami khawatir karena kami tak bisa mengontrol alam,” katanya.

Ratusan orang di Bahama beramai-ramai ke supermarket untuk membeli bahan makanan. Mereka juga mempersiapkan alat-alat perangkat keras seperti kayu lapis dan terpal.

Walaupun kekuatannya berkurang, badai Matthew tetap dikategorikan sebagai badai paling berbahaya di kontinen Amerika.

Gubernur South Carolina Nikki Halley dan Gubernur Florida Rick Scott mendesak warga pesisir untuk segera berlindung dan mencari tempat aman.

loading...