HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pria Ini Dinyatakan Bertanggung Jawab Atas Kematian Anaknya

5

(harianaceh.co.id) – Pria yang dituduh membunuh anak laki-lakinya dengan meninggalkannya di mobil bersuhu panas dinyatakan bertanggung jawab atas kematian putranya, namun menyangkalnya sebagai tindakan sengaja.

Justin Ross Harris menangis saat pengacaranya mengungkapkan bahwa peristiwa di kota Georgia dua tahun lalu tersebut terjadi karena perubahan kebiasaan sehari-hari.

Harris lupa bahwa sang anak, Cooper masih duduk di kursi belakang mobil pagi itu, karena ia biasanya membawanya ke tempat penitipan anak, kata pengadilan.

Sebelumnya hari Senin (3/10), jaksa mengatakan terdakwa berencana untuk membunuh anaknya.

Jaksa menuduh, Harris merencanakan pembunuhan itu karena ia ingin meninggalkan keluarganya setelah terlibat hubungan asmara dengan wanita lain.

Namun tim pembela berupaya untuk menyangkal dakwaan itu, dengan mengakui bahwa kematian balita berusia 22 bulan tersebut semata adalah kelalaian sang ayah.

“Ross Harris bertanggung jawab atas kematian anaknya. Ini salahnya, tidak ada keraguan soal itu,” kata pengacaranya, Steve Kilgore dalam pernyataan pembukaannya.

“Apa yang Anda lihat dalam persidangan di sini adalah, bahwa orang yang bertanggung jawab tidaklah sama dengan seorang penjahat.”

Cooper meninggal setelah ditinggalkan selama tujuh jam di dalam kendaraan yang diparkir di luar tempat kantor ayahnya, Home Depot, di pinggiran kota Atlanta.

 

Justin Ross Harris dan putranya, Cooper. (facebook)
Justin Ross Harris dan putranya, Cooper. (facebook)

Harris mengatakan kepada polisi bahwa ia menempatkan Cooper di jok belakang mobil, sesudah mengajaknya untuk sarapan dan menciumnya. Tapi, kemudian ia menyetir ke kantor dan lupa bahwa Cooper masih di dalam mobil.

Mengajak Cooper sarapan merupakan hal yang baru dilakukannya, biasanya ia makan usai membawa anaknya ke tempat penitipan.

Pengacaranya mengatakan: “Perilaku seksual Harris bukan suatu motif untuk membunuh orang yang ia cintai lebih dari siapa pun di dunia ini.”

Sebuah video yang ditampilkan di pengadilan menunjukkan Harris mondar-mandir dan menjerit sesaat setelah terjadinya insiden tersebut.

Seorang polisi memberi bukti bahwa Harris membentak polisi ketika petugas memintanya untuk berhenti menggunakan telepon genggamnya, dan mengeluh ketika diborgol di dalam mobil polisi.

Harris didakwa dengan pasal pembunuhan dan mengirim pesan serta foto bernada seksual kepada gadis di bawah umur.

loading...