HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Saifannur Tidak Terima Hasil Pemeriksaan Kesehatan dan Akan Mencari Keadilan

5

Banda Aceh, (Harianaceh.co.id) – H. Saifannur, S.Sos menyatakan akan terus mencari keadilan atas apa yang dialaminya dalam proses tahapan Pilkada 2017 sebagai bakal calon Bupati Bireuen.

“Saya tidak bisa terima atas hasil pemeriksaan kesehatan yang menyebut saya tidak sehat secara jasmani apalagi berkaitan dengan saraf (neurobehaviour),” sebutnya. Meski begitu Saifannur menyebut menghormati aturan dan hukum yang ada. Tapi ia juga meminta agar langkah pencarian keadilan yang akan dilakukannya juga harus dihormati. “Dari awal tahapan Pilkada saya sudah menghormati aturan yang ada, termasuk menghormati seruan pihak kepolisian agar tidak membawa massa yang ramai saat mendaftar,” kisahnya.

Ia juga menolak keras jika ada isu yang menyebar bahwa calon yang tidak lulus tes kesehatan karena terkena narkoba. “Kalau calon lain saya tidak tahu. Tapi, khusus diri sendiri, saya jamin tidak jika saya tidak terkena narkoba.

Saya sudah ditemani Pamtup/Walpri sejak lama, silahkan tanya dan telusuri bagaimana sikap saya terhadap narkoba,” tantangnya. Menurutnya, hal yang paling dibencinya adalah narkoba, dan siapapun orang yang berkerja dengannya selalu diingatkan agar menjauh narkoba.

“Jika ada yang menuduh saya dengan isu itu, itu jahat, dan saya siap untuk diperiksa berkali-kali, dan yakin saya bebas dari narkoba,” tegasnya. Saifannur berkisah, suatu ketika ia pernah diundang untuk menghadiri acara pemusnaan ganja pada 2006/2007. “Mencium bau ganja saja saya tidak suka,” sebutnya.

Saifannur juga mempertanyakan jika ada kesimpulan bahwa dirinya sudah lemah secara motorik dan memori. Ia mempersilahkan bertanya kepada orang-orang didekatnya untuk menggali informasi soal fisik (motorik) dan memorinya, dan dirinya yakin tidak ada soal dengan itu. Sebagaimana diketahui, hasil pemeriksaan kesehatan yang dikeluarkan oleh RSUZA Saifannur disebut tidak sehat secara jasmani (neurobehaviour).

Tidak lulus uji kesehatan menjadi sebab kandidat gugur, dan uji kesehatan juga ditegaskan bersifat final. “Saya tidak menyerah untuk mencari keadilan dan siap terbuka dan dibuka secara terang-terangan,” pungkasnya. [Rilis]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time