HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

DPR Masih Ragu, Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen

Pertumbuhan ekonomi (ilustrasi)
17

Jakarta (harianaceh.co.id) — Wakil Ketua Komisi XI DPR Hafisz Tohir tidak yakin bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh 5,2 persen seperti yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Pasalnya saat ini kondisi fiskal Indonesia masih cukup ketat.

“Paling ekonomi akan tumbuh di 5,0 persen,” ujarnya, Kamis (6/10).

Seandainya pun pemerintah berupaya menggenjot perekonomian, maka Hafisz menduga hanya akan tumbuh maksimal 5,1 persen. Itu pun dengan syarat program tax amnesty (pengampunan pajak) mampumenyetorkan uang Rp 165 triliun ke kas negara. “Darmin terlampau over optimis tapi tidak cukup didukung kondisi yang ada,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi 2016 tetap sesuai dengan asumsi dalam APBN Perubahan 2016, yaitu sebesar 5,2 persen. Padahal banyak pihak yang meragukan hal tersebut, diantaranya Bank Duniayang memproyeksikan ekonomi Indonesia lebih rendah 0,1persen dari yang dibayangkan tahun ini, yaitu 5,1 persen. “Ya biar saja (proyeksi bank dunia) turun lagi. Kita masih tetap sama tahun ini,” ujar Darmin.

Menurut dia, tahun depan kondisi akan banyak perubahan secara sektoral. Terutama pada sektor manufaktur. Beberapa kebijakan tengah dirancang agar sektor tersebut bila menanjak di tahun-tahun berikutnya.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat