HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kisah Pengamat Teroris Temui Pimpinan ISIS di Aceh

1

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Pengamat Teroris, Al Chaidar, mengatakan ada dua titik di Provinsi Aceh yang merupakan basis utama bagi pergerakan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), yaitu Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar.

Bahkan dirinya pernah menjumpai Pimpinan ISIS wilayah Aceh, hal ini kata dia hanya untuk penelitian. Seperti apa ceritanya?

Di tahun 2016 ini, tanpa menyebut hari dan bulannya, Al Chaidar pernah menjumpai Pimpinan ISIS di salah satu tempat di Aceh. Akan tetapi apa-apa saja yang dibahas ia menolak untuk disebut, hanya saja kata dia berbicara banyak hal dalam pertemuan itu salah satunya apa-apa saja yang akan direncanakan kelompok tersebut.

“Sudah pernah saya jumpai pimpinan ISIS di Aceh, dan banyak hal yang saya tanyakan dalam pertemuan itu dalam rangka penelitian. Mereka ingin berjihad ke Suriah, Iraq dan lainnya untuk membantu kelompok-kelompok seperti Abu Sayyaf, kelompok di Poso dan lainnya,” demikian seperti yang dilansir Waspada Online, Jumat (07/10).

Tak hanya Pimpinannya saja, beberapa anggota ISIS lainnya yang di Aceh juga sudah pernah ia temui. Rencana yang akan dijalankan juga sama, yaitu untuk berjihad. Menurut yang dia lihat, kelompok tersebut memiliki komunikasi yang baik dengan kelompok lain seperti Mujahidin dan Filiphina.

“Para ISIS di Aceh ini sudah aktif sejak tahun 2014 lalu, mereka belum merencanakan tindakan-tindakan yang sifatnya terror di Aceh. mereka hanya berjihad ke negara lain yang membutuhkan bantuan. Dan suatu hal yang penting adalah kelompok ini sudah aktif,” ceritanya kembali.

Dari hasil penelitian yang ia lakukan, kelompok ISIS di Aceh terus berkembang dan dapat disimpulkan bahwa mereka paling banyak bersumber dari Kabupaten Bireuen dan Aceh Besar. Saat ini juga telah membentuk struktur jihad.

 

loading...