HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Di Indonesia, Moralitas Orang Tua Diragukan

5

HARIANACEH.co.id, Jakarta – Banyak orang tua yang masih buta moral, dengan membiarkan anak-anaknya yang masih belum cukup umur, mengendarai mobil atau sepeda motor di jalan umum. Ketidakmatangan mereka, memunculkan peluang menjadi korban atau sebagai penyebab kecelakaan.

Edo Rusyanto, koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) mengatakan, pengendara berusia di bawah umur menyumbang rata-rata 4.000 kecelakaan setiap tahun (2011-2015). Sampai saat ini juga belum ada sanksi hukum, yang diberikan untuk orang tua pengendara mobil atau sepeda motor yang usianya belum pantas.

“Saat ini, orang tua baru hanya mendapatkan sanksi moral. Itu terjadi ketika mengizinkan anak di bawah umur yang kemudian, menjadi pelaku kecelakaan lalu lintas jalan,” Ujar Edo,.

Edo melanjutkan, keluarga atau orang tua harus menjadikan keselamatan sebagai budaya, termasuk saat berlalu-lintas di jalan. Lewat cara itu, akan lebih mudah mengajak anak-anak untuk tidak berkendara sebelum memiliki surat izin mengemudi (SIM).

“Masyarakat harus memperbaiki diri, untuk terus membangun budaya berkeselamatan jalan. Akar dari keselamatan adalah mematuhi aturan, selain menguasai teknik berkendara yang mumpuni dan santun saat berlalu-lintas. Sedangkan polisi hendaknya lebih tegas, konsisten, kredibel, transparan, dan tidak pandang bulu ketika menegakkan aturan di jalan raya,” ucap Edo.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time