HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Januari 2017 Film Tentang Wiji Thukul Akan Tayang Di Bioskop

HARIANACEH.co.id, Jakarta – Film Istirahatlah Kata-kata, sebuah film yang mengangkat kisah hidup penyair Wiji Thukul akan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada Januari 2017.

“Saat ini kami sedang melalui proses persiapan hingga film ini bisa dinikmati di layar-layar bioskop Indonesia pada Januari 2017 nanti,” ujar produser film Yulia Evina Bhara melalui keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Minggu (9/10/2017.

Film yang diputar perdana di Locarno International Film Festival ke-69, Swiss, itu disutradarai oleh Yosep Anggi Noen.

Film itu mengisahkan kehidupan Wiji Thukul dalam masa pelariannya di Pontianak pada tahun 1996. Sebagai informasi, hingga saat ini keberadaan aktivis tersebut tidak diketahui.

Saat ini Yosep dan Yulia sedang menghadiri Busan International Film Festival di Busan, Korea Selatan.

Sejak pemutaran perdana di Locarno (Swiss), Istirahatlah Kata-katasudah berkompetisi di dua ajang internasional, yakni Vladivostok Film Festival (Rusia) dan Hamburg International Film Festival (Jerman).

Terbaik

Meskipun belum ditayangkan di Indonesia, film Istirahatlah Kata-katasudah menyabet penghargaan sebagai Film Terbaik Kategori Non Bioskop pada ajang Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (8/10/2016).

Penghargaan dan Piala Dewantara tersebut diterima oleh Wahyu Susilo, adik Wiji. Pada kesempatan itu Wahyu membacakan puisi berjudul “Istirahatlah Kata-kata”.

Sutradara Yosep mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada film tersebut.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Apresiasi Film Indonesia 2016. Di saat yang sama, film kami juga diapresiasi di Busan International Film Festival,” kata Yosep.

“Apresiasi dari festival film di dalam dan di luar negeri adalah energi positif bagi film ini,” lanjut Yosep.

Dari Busan, Istirahatlah Kata-kata akan mengikuti kompetisi di QCinema Film Festival di Filipina.

Film ini dibintangi oleh Gunawan Maryanto, Marissa Anita, Melanie Subono, Eduward Bolang Manalu, dan Dhafi Yunan.

loading...