HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Kopi Gayo Binaan Dompet Dhuafa Ini Disukai Pengunjung Karena Rasanya yang Khas

Foto : IST
25

HARIANACEH.co.id – Kopi Gayo Aceh binaan Dompet Dhuafa, laris diserbu pengunjung dan peserta Indonesia Philantropy Festival (IP Fest) 2016. Kopi ini menjadi favorit lantaran kekhasan rasanya.

Manager Corporate Dompet Dhuafa, Salman Alfarisi, mengatakan sejak hari pertama IP Fest 2016, Kamis  6 Oktober 2016, hingga Jumat 7 Oktober 2016, ratusan pengunjung telah mendatangi dan menikmati kopi hasil binaan Dompet Dhuafa. Mayoritas pengunjung menyukainya lantaran rasa dan aroma khas Kopi Gayo.

Ya, kopi ini menjadi salah satu produk pemberdayaan yang dipamerkan di stan Dompet Dhuafa di IP Fest, Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta.

“ Stan kami di acara IP Fest ini konsepnya coffee shop. Setiap pengunjung yang datang ke stan kami, gratis minum Kopi Gayo dengan syarat memposting foto mereka menikmati kopi pemberdayaan Dompet Dhuafa di media sosial mereka,” kata Salman dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream.

Sekadar informasi, Kopi Gayo ini merupakan produksi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Musara Pakat, Aceh Tengah. Kelompok tani ini merupakan penerima manfaat program pemberdayaan petani kopi Dompet Dhuafa.

“ Ada sekitar 100 petani di Desa Jaluk, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah yang menjadi dampingan Dompet Dhuafa dalam program pemberdayaan petani kopi ini,” kata dia.

Dalam program pemberdayaan petani tersebut, Dompet Dhuafa memberikan modal sekaligus mendampingi para petani. Para petani mendapatkan berbagai pelatihan guna meningkatkan kapasitasnya.

Program pemberdayaan petani Kopi Gayo berjalan sejak Oktober 2014. Pada periode Januari-Maret 2016 ini Gapoktan sudah memasarkan 4,8 ton beras kopi ke Takengon, Aceh. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan jumlah beras kopi yang dipasarkan mereka pada periode yang sama tahun 2015 yang sebesar 4,7 ton.

“ Pada bulan Januari 2016 Gapoktan telah memulai menjual kopi bubuk secara mandiri dengan brand ‘Datuk Jaluk’,” kata dia.

Program pemberdayaan petani Kopi Gayo merupakan salah satu bentuk program Dompet Dhuafa dalam menyukseskan program Sustainable Development Goals (SDGs). Dompet Dhuafa terutama mendukung poin “ tanpa kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan kemitraan untuk mencapai tujuan”.[]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat