HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pemerintah Diminta Umumkan Hasil TPF Kasus Munir

4

HARIANACEH.co.di, Jakarta — Majelis hakim Komisi Informasi Pusat (KPI) meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) menyampaikan hasil penyelidikan Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan aktivis HAM Munir ke publik. Hal ini, menyusul dimenangkannya gugatan yang dilayangkan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).

“Pemerintah republik indonesia untuk segera mengumunkan secara resmi hasil penyelidikan tim pencari fakta kasus meninggalnya Munir kepada masyarakat,” kata Ketua Majelis Hakim, Evi Trisulo dengan anggota Dyah Aryani dan Yhannu Setiawan di di Graha PPI, Jakarta Pusat, Senin (10/10/2016).

Gugatan itu terdaftar dengan nomor register 025/IV/KIP-PS-2016. Menurut majelis hakim, informasi yang menyelidiki kasus pembunuhan Munir ini wajib disampaikan kepada publik sesuai peraturan perundang-undangan mengenai Keterbukaan Informasi Publik.

foto : Okezone
foto : Okezone

“Kedua alasan pemerintah Republik Indonesia belum mengumumkan hasil TPF kasus Munir sebagaimana dalam penetapan sesuai Kepres Nomor 111 Tahun 2004 atas pembentukan tim TPF kasus meninggalnya Munir adalah informasi yang wajib diumumkan untuk publik,” ujar Hakim Evi.

Majelis hakim memerintahkan kepada termohon untuk mengumumkan informasi pernyataan sebagaimana yang tertuang dalam tanggapan atas keberatan informasi publik melalui media elektronik dan non-elektronik yang dikelola oleh termohon.

“Memerintahkan kepada termohon untuk mengumumkan informasi berupa pernyataan sebagaimana yang tertuang dalam tanggapan atas keberatan informasi publik melalui media elektronik dan non-elektronik yg dikelola termohon. Memerintahkan kepada termohon untuk menjalankan sesuai UU KIP berkekuatan hukum tetap,” tambah Hakim Evi.

loading...