HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ini dia Kunci Membuat Mimpi Sukses Jadi Kenyataa

7

HARIANACEH.co.id – “Ide bisa didatangkan dari mana saja. Tetapi, ide yang cemerlang dan berhasil adalah ide yang dieksekusi dengan baik.”

Kalimat di atas merupakan nukilan dari sebuah buku yang memberikan inspirasi tentang pengembangan potensi diri. Think Fresh, buku bersampul oranye ini ditulis oleh Danny Oei Wirianto berdasarkan pengalaman pribadinya dalam meniti karier.

Perjalanannya sejak menempuh kuliah dan bekerja di Amerika Serikat hingga membangun perusahaan rintisan di Indonesia ia rangkum dalam buku setebal 176 halaman. Tak heran jika pria yang kini menjabat sebagai Chief Marfketing Office PT GDP Venture ini memerlukan waktu tiga tahun untuk menelurkan buku perdananya.

Dalam buku, penulis ingin mengajak pembaca untuk mulai berintrospeksi dan mengevaluasi diri. Ini dapat dilihat dari munculnya pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam setiap subbab yang dapat membuat pembaca sejenak hening mengevaluasi perjalanan yang telah mereka lalui.

Pertanyaan sehari-hari, seperti, “Apakah selama ini, saya seperti itu? Saya tak enak hati menolak revisi, harus bagaimana? Ah, saya tak enak mengemukakan pendapat. Saya kan karyawan baru” atau “Sedang butuh ide nih, ide saya buntu” cukup menampar para generasi milenial yang menjadi sasaran pembaca Think Fresh untuk lebih terpacu lagi melangkah ke arah yang lebih baik, mengembangkan potensi diri, dan keluar dari zona nyaman mereka.

Namun demikian, bukan berarti buku ini hanya cocok dan terhenti pada generasi milenial. Buku ini cocok dibaca oleh semua kalangan, terlebih mereka yang tengah berada di persimpangan untuk mengambil keputusan atau mungkin terlalu lama berada di zona nyaman.

Dalam buku ini, penulis menekankan bahwa untuk menuju sukses diperlukan ide dan eksekusi. Menurutnya, semua orang bisa mendapatkan ide dari mana saja. Namun bagi Danny, dalam perjalanan menuju sukses, ide bukan segalanya. Ide hanya berperan dua persen terhadap kesuksesan seseorang, sedangkan 98 persen sisanya ditentukan oleh eksekusi.

Danny pun menegaskan, dalam meniti karier menuju sukses adalah wajar jika seseorang menemukan kegagalan. Oleh karena itu, baginya, agar sebuah ide dapat terwujud dengan baik harus dieksekusi dengan tekad dan komitmen tinggi. Dengan kata lain, eksekusi harus dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

“Ide harus dibuat, kalau nggak ya nggak jadi. Kalau punya ide, by doing not talking,” ujar Danny pada peluncuran Think Fresh di Plaza Senayan, Kamis (29/09/2016).

Secara garis besar, buku yang terdiri dari lima bab dan terurai menjadi 45 sub-bab ini membahas tentang hal-hal dasar, mengajak pembaca berpikir kreatif, berakal positif, berintegritas, dan beraksi.

Pembaca tak akan dibuat mengernyitkan dahi untuk memahami isi buku karena penulis menggunakan bahasa lugas dan dekat dengan keseharian, misalnya “Kita mengikuti arus dan menjadi populis walaupun hal itu bertentangan dengan pendapat dan hati nurani kita, karena takut dianggap salah atau bodoh karena melakukan hal yang bertentangan”. (Wirianto, 2016)

Di sisi lain, agar pembaca tidak jenuh saat melahap tulisan, penulis menyajikan buku secara kreatif dengan menyelipkan ilustrasi yang berkaitan dengan subbab, tipografi kutipan dari penulis atau tokoh idolanya, serta halaman berwarna cerah, seperti oranye, merah, hijau, dan biru. Lihat saja ilustrasi “Winning requires commitment discipline and lots of practices” dilengkapi kulit jeruk di halaman berwarna oranye.

Langkah ini diambil penulis untuk menjembatani kebutuhan milenial. Baginya, milenial semakin lama semakin bergantung pada ponsel pintar dan lebih tertarik pada hal-hal visual karena itulah ia juga menyediakan Think Fresh dalam bentuk e-paper.

Tak hanya memotivasi pembaca, penulis juga mengajak pembaca untuk menjadi pribadi yang teliti dan detail. Ini dibuktikan dengan penulis sengaja membuat lima kesalahan penulisan dalam buku dan memberikan stiker yang berisi tulisan tepat dalam paket buku yang diterima pembaca. Penulis menantang pembaca untuk bisa menemukan kesalahan tulis dalam buku dan memperbaikinya dengan stiker yang diberikan.

Langkah ini cukup menyegarkan dan juga membuat pembaca lebih fokus dalam menikmati buku bersampul oranye ini.[]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time