HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Beberapa Tips Membuat Rumah Kesayangan Anda Bersama Arsitek

Ilustrasi (interioreksterior.com)
37

HARIANACEH.co.id – Bukan rahasia lagi, bila keahlian arsitek dapat membantu Anda membangun rumah menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, arsitek juga bisa membantu memastikan semua kebutuhan rumah baru, mulai desain, informasi material, sampai hitungan biaya renovasi.

Agar sukses bekerjasama merenovasi rumah kesayangan bersama arsitek, simak delapan langkah berikut ini:

1. Mencari arsitek

Untuk mengetahui jasa dan karya seorang arsitek, Anda bisa mendapatkannya dari majalah desain, website, atau informasi dari teman.

Mencari arsitek bukan sekadar mencari yang profesional atau terkenal, tapi perlu juga diperhatikan kebutuhan Anda, karena masing-masing dari mereka memiliki kekhasan dalam karyanya.

Sesuaikan karyanya dengan kepribadian Anda, sehingga proses kerjasama ini bisa berjalan lancar.

Setelah Anda dapatkan arsitek yang tepat, cobalah sampaikan daftar kebutuhan ruangan, ketersediaan dana, dan rencana jangka panjang rumah Anda.

2. Survei lokasi

Sebelum mendesain rumah, arsitek perlu melakukan survei lokasi. Hal ini berguna untuk memberikan gambaran deskriptif untuk rancangannya nanti.

Survei tidak cukup hanya sekali, sehingga proses ini bisa berjalan lebih lama.

Perihal lokasi ini, arsitek akan melakukan peninjauan rutin selama proses renovasi. Setidaknya, proses ini memakan waktu 2 sampai 3 minggu.

3. Proposal konsep desain

Setelah survei dilakukan serta berkonsultasi dengan Anda, arsitek biasanya akan mengajukan konsep desain berikut harga desainnya.

Biasanya, mereka akan mengajukan gambar konsep pembagian ruang dan fasad saja.

Proposal desain ini masih sangat mungkin mengalami revisi atau diperdalam kembali. Pada proses ini Anda dapat meminta penawaran bentuk ruang atau aplikasi bahan yang mewakili kebutuhan dan selera.

Dalam proses ini, proposal dan konsep desain biasanya diajukan 1-2 minggu setelah tahap dua.

4. Kontrak kerja

Ketika Anda dan arsitek menyepakati soal konsep desain serta harga desain, langkah selanjutnya ialah membuat kontrak kerja.
Kontrak berisi kesepakatan soal pembayaran dan daftar gambar yang menjadi kewajiban arsitek.

Di dalam kontrak itu disebutkan hak Anda selama pelaksaanan pembangunan sampai serah terima. Namun, demi menghindari kesalahan, bacalah kontrak lebih teliti.

5. Proses desain

Tahap ini merupakan proses untuk melengkapi seluruh gambar proyek rumah Anda, meliputi gambar arsitektur, struktur dan lainnya.

Proses desain ini biasanya memakan waktu selama 2-4 minggu, tergantung banyaknya revisi di dalamnya. Kasus sering terjadi adalah arsitek harus mengubah konsep karena keinginan pemilik rumah berubah-ubah.

6. Mencari kontraktor

Arsitek juga dapat membantu Anda mendapatkan kontraktor yang tepat. Alasannya, biasanya mereka pernah saling terhubung lewat proyek-proyek pembangunan sebelumnya.

Proses ini bisa berlangsung selama 1-2 minggu. Sementara itu, Anda bisa mulai mengajukan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan menyertakan gambar kerja dari arsitek.

Jika tak mau repot, Anda bisa meminta bantuan kontraktor untuk mengurusnya.

7. Pembangunan

Tahap ini merupakan proses paling seru, karena rancangan gambar arsitek akan dibangun dalam wujud nyata. Setelah jadi, proses renovasi bisa memakan waktu 4-6 bulan, tergantung pada banyaknya perubahan atau prosesnya yang lamban.

Pada tahap ini, antara Anda dan arsitek perlu memberikan pengawasan secara terpadu. Bila terjadi kesalahan saat membangun, Anda tidak perlu langsung panik.

Perubahan atau kesalahan dalam pembangunan merupakan hal biasa selama semuanya bisa diperbaiki.

8. Masa retensi

Setelah rumah terbangun, pihak kontraktor memberi garansi perbaikan selama 3 bulan untuk pekerjaan renovasi dan pembangunan rumah.

Bila terjadi masalah seperti kebocoran, retak tembol, dan engsel macet akibat kesalahan pengerjaan, maka Anda dapat mengajukan klaim.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat