HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Illiza Sebut Banda Aceh Sebagai Kota Toleran

5
HARIANACEH.co.id, Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Saaduddin Djamal mengatakan, ibu kota Provinsi Aceh tersebut merupakan kota toleran dan tidak pernah terjadi konflik antarumat beragama.
“Masyarakat Kota Banda Aceh selalu menjaga kerukunan antar-umat beragama. Tidak pernah terjadi konflik,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal di Banda Aceh, Rabu.
Pernyataan tersebut dikemukakan Wali Kota Banda Aceh pada sosialisasi peningkatan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan beragama. Sosialisasi digelar Badan Kesbangpol Linmas Banda Aceh yang diikuti 100 pelajar dan guru pendamping.
Hj Illiza Saaduddin Djamal menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh selalu melindungi masyarakat non-muslim yang tinggal dan menetap di ibu kota Provinsi Aceh itu.
Wali Kota mencontohkan, sebuah gereja dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, yang hanya dipisahkan dengan sungai, namun tidak terjadi konflik apapun.
Ini karena kehidupan umat beragama di Kota Banda Aceh cukup harmonis.
“Mayoritas masyarakat Banda Aceh beragama Islam. Ini agama yang rahmatan lil alamin. Dan seluruh pemuka agama di dunia belajar ke Banda Aceh,” kata Hj Illiza Saaduddin Djamal.
Senada juga diungkapkan Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Banda Aceh Aliuddin Gea. Aliuddin Gea yang beragama Kristen Protestan mengatakan, dirinya sudah puluhan tahun tinggal di Kota Banda Aceh dan tidak pernah terjadi konflik umat beragama.
“Saya sudah 38 tahun tinggal di Kota Banda Aceh, tidak pernah ada terjadi konflik antar-umat beragama. Kalaupun ada konflik belum lama ini, itu terjadi  di Singkil, luar kota Banda Aceh. Konflik itu berbau kepentingan politik,” ungkap dia.
Senada juga disampaikan Candra, pelajar SMA Methodis Banda Aceh. Candra mengaku lahir dan besar di ibu kota Provinsi Aceh tersebut menyatakan tidak pernah terjadi gangguan antar-umat beragama.
“Saya merasakan cukup tenang dan aman tinggal di Kota Banda Aceh. Dan selama ini tidak pernah terjadi gangguan terhadap umat beragama,” ujar Candra.[]
loading...