Azab Bagi Mereka yang Menghina Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW. Ia merupakan kitab suci yang menjadi pedoman hidup seorang muslim.2 min


47
15 shares, 47 poin
Azab Bagi Mereka yang Menghina Al-Qur'an
(kiblat.net)

HARIANACEH.co.id, Banda Aceh — Al-Qur’an adalah kalamullah yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW. Ia merupakan kitab suci yang menjadi pedoman hidup seorang muslim. Sejak dulu sampai sekarang, kaum muslimin sepakat tentang wajibnya menghormati dan memuliakan al-Qur’an. Sementara bagi mereka yang menghina atau menistakannya. Allah Ta’ala berfirman:

وَلَئِن سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ * لاَ تَعْتَذِرُواْ قَدْ كَفَرْتُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ إِن نَّعْفُ عَن طَآئِفَةٍ مِّنكُمْ نُعَذِّبْ طَآئِفَةً بِأَنَّهُمْ كَانُواْ مُجْرِمِينَ

“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab, ‘Sesungguhnya kami hanya bersenda gurau dan bermain-main saja.’ Katakanlah, ‘Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?’ Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman’.” (QS: At-Tauba: 65-66)

Advertisements

Ketika menjelaskan ayat di atas, para ulama sepakat bahwa ayat ini merupakan dalil tentang kafirnya orang yang memperolok-olok Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya. Baik dilakukan dengan serius atau pun hanya sekedar main-main semata.

Imam Qadhi Iyadh menegaskan, “Ketahuilah, bahwa orang yang melecehkan Al-Qur’an atau melecehkan mushaf terhadap sebagian isinya, mencelanya, atau mengingkari meskipun satu huruf atau satu ayat saja, mendustakan sebagian isinya, atau mendustakan hukum yang terdapat di dalamnya, menolak ketetapannya padahal ia tahu, atau ragu terhadap sebagian kandungannya, maka orang itu kafir menurut kesepakatan para ulama.” (Asy-Syifa, 2/549)

Bahkan tidak hanya itu, para ulama juga sepakat bahwa siapa saja yang rela terhadap perbuatan yang melecehkan al-Qur’an, maka ia juga bisa terjerumus dalam kekufuran. Sebagaimana firman Allah Ta’ala:

Advertisements

Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam al-Qur’an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam jahannam seluruhnya.” (An-Nisaa: 140)

Azab yang disegerakan

Salah satu bentuk kebesaran Allah ialah Ia tunjukkan langsung azabnya bagi para penghina Al-Qur’an. Sebagaimana dalam sebuah hadis yang diriyawatkan oleh Imam Bukhari dari jalur Abdul Warits Abdul Aziz bin Anas Radhiallahu ‘anhu bahwa ia mengisahkan:

Advertisements

“Ada seorang lelaki Nashrani yang masuk Islam. Ia membaca surat Al-Baqarah dan Ali Imran. Ia biasa menuliskan ayat-ayat Al-Qur’an untuk Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba ia kembali ke agama Nashrani.

Ia sering berujar, ‘Muhammad itu hanya tahu yang aku tuliskan untuknya saja.’ Maka Allah pun mencabut nyawanya. Setelah tubuhnya dikebumikan, paginya ia kembali dimuntahkan oleh bumi.

Orang-orang langsung berkomentar, ‘Ini pasti perbuatan Muhammad dan para sahabatnya itu. Karena ia lari darinya, sudah matipun kuburannya dibongkar dan tubuhnya dilemparkan keluar.’ Maka merekapun kembali menggali kubur untuknya kubur yang lebih dalam. Namun di pagi harinya, (jasad itu) kembali ia dimuntahkan keluar oleh bumi.

Mereka kembali berkomentar, ‘Ini pasti perbuatan Muhammad dan para sahabatnya itu. Karena ia lari darinya, sudah matipun kuburannya dibongkar dan tubuhnya dilemparkan keluar.’

Merekapun kembali menggali tanah dengan sedalam-dalamnya yang mereka bisa. Namun di pagi harinya, kembali jasat orang itu dimuntahkan oleh bumi. Akhirnya merekapun sadar bahwa itu bukanlah perbuatan manusia. Jasat lelaki itupun mereka campakkan di antara dua batu besar, lalu menimbunnya dengan batu’.” (HR. Bukhari-Muslim). Dan dalam riyawat Muslim, lafadhnya hanya sampai pada kata, “mereka campakkan begitu saja.”

Semoga kisah di atas bisa menjadi ibrah buat kita semua dan menjadi bukti yang cukup kuat tentang besarnya azab Allah bagi mereka yang melecehkan al-Qu’an.

Wallahu a’lam bis shawab.

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

47
15 shares, 47 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns