HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Terkait Kasus Panitera PN Jakut, KPK Periksa Pihak Swasta

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta. (bacaberita.com)
8

HARIANACEH.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah pihak swasta untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus pencucian uang yang dilakukan panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

Rohadi diduga menyamarkan asal-usul hartanya yang didapat dari hasil tindak kejahatan.

Pihak swasta yang diperiksa, antara lain Krisman Mulia, Rudi Hartono, Mira Miranti, pegawai PT Jasoka Indra Pratama, Tosin.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka R (Rohadi),” ujar Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, saat dikonfirmasi, Kamis (13/10/2016).

Selain itu, Mariana Leni Taslim selaku ibu rumah tangga juga diperiksa sebagai saksi dalam kasus Rohadi.

Rohadi awalnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait penunjukkan majelis hakim dan perantara suap bagi Hakim Ifa Sudewi, dalam perkara percabulan yang ditangani di PN Jakarta Utara.

Terdakwa dalam perkara tersebut adalah penyanyi dangdut Saipul Jamil.

Rohadi ditangkap KPK setelah menerima pemberian dari pengacara Saipul Jamil.

Dia menerima Rp 50 juta untuk menentukan komposisi majelis hakim, dan Rp 250 juta untuk memengaruhi putusan hakim terhadap Saipul Jamil.

Namun, dalam perkembangan penyidikan, Rohadi juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penerimaan gratifikasi dan pencucian uang.

Rohadi diketahui memiliki harta dalam jumlah yang fantastis. Rohadi memiliki rumah sakit, hotel, hingga taman bermain di Indramayu. Tak hanya itu, Rohadi juga memiliki beberapa kapal nelayan dan 19 mobil.

Komentar
Sedang Loading...
Memuat