HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Polri Belum Siap Panggil SBY Terkait Dokumen Kasus Munir Hilang

3

HARIANACEH.co.id, Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Kejaksaan Agung dan Mabes Polri untuk melakukan penelusuran keberadaan dokumen hasil tim pencari fakta (TPF) kasus tewasnya Munir Said Thalib. Berkas tersebut dinyatakan hilang oleh Kementerian Sekretaris Negara.

TPF dibentuk langsung oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) pada 2015 silam. Sebelum TPF dibubarkan, tim tersebut menyerahkan langsung berkas temuan kepada mantan Presiden SBY. Menanggapi hal tersebut, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan belum ada rencana untuk melakukan panggilan kepada Ketua Umum Partai Demokrat itu.

“Belum, belum ada rencana pemeriksaan (SBY),” ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/10).

Sebelumnya Kementerian Sekretaris Negara melalui keterangan tertulis yang diunggah di laman setneg.go.id, menyatakan bahwa mereka tidak memiliki ataupun mengetahui keberadaan laporan akhir tim pencari fakta kasus Munir. Sehingga tidak mungkin bagi Kemensetneg mengumumkan laporan TPF yang tidak dikuasainya.

Selanjutnya Presiden Joko Widodo langsung mengambil tindakan dengan memerintahkan kejaksaan Agung dan Mabes Polri untuk menelusuri keberadaan temuan TPF tersebut.

Menanggapi instruksi Presiden, Kejaksaan Agung segera memerintahkan JAM Intel untuk melakukan pertemuan dengan para mantan anggota TPF.

Harapannya, para mantan TPF masih memiliki berkas temuan, sehingga jaksa dapat melakukan pengkajian pada berkas tersebut. Selanjutnya dapat memberikan keterangan kepada Presiden perihal isi dokumen yang hilang itu.[]

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time