Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (MI/Ramdani)

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Penyidik Mabes Polri terus menyelidiki dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dalam waktu dekat, penyidik bakal memanggil staf Ahok.

“Kita lagi mau cari stafnya pak Ahok yang kemarin mendampingi. Nanti kita minta waktu untuk klarifikasi,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Mabes Polri Brigjen Agus Andrianto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (18/10).

Agus menyebut dalam pekan ini penyidik bakal memanggil staf Ahok. Kendati begitu, pihaknya masih menunggu pihak labfor yang tengah menguji video lengkap Ahok di kepulauan seribu yang diduga terjadi penistaan agama.

Baca Juga:  Jokowi Pamit dan Minta Maaf Karena Sudah Tinggalkan Jakarta

Selain staf, penyidik juga bakal meminta klarifikasi dari ahli bahasa, ahli agama dan ahli pidana. Khusus ahli bahasa penyidik bakal meminta pendapat soal kalimat-kalimat yang diduga mengandung penistaan agama.

“Transkripnya belum kita tahu, jadi saya tidak mau berandai-andai. Intinya bahwa begini, tidak boleh menghukum orang karena persepsi. Tidak boleh menghukum karena tekanan. Artinya faktanya seperti apa nanti akan kita dudukkan berdasarkan hasil keterangan itu,” pungkas Agus.

Sebelumnya, Ahok dilaporkan ke Mabes Polri atas dugaan penistaan agama. Terkait hal itu, Ahok sudah meminta maaf.

loading...