Foto: Hollywood Reporter

HARIANACEH.co.id —¬†Aktor Leonardo DiCaprio kembali melakukan aksi peduli lingkungan. Bersama rumah produksi Paramount Pictures, DiCaprio melalui perusahaannya Appian Way Productions berminat membeli serial kartun era 1990-an yakni Captain Planet.

Dilansir dari Hollywood Reporter (17/10/2016), Captain Planet and the Planeteers adalah sebuah acara televisi yang tayang dari September 1990 hingga Desember 1992. Alkisah ada lima anak muda di seluruh dunia yang memiliki cincin ajaib untuk mengontrol elemen-elemen alam.

Jika bersatu, kelimanya dapat memunculkan Captain Planet, seorang pahlawan super yang menolong mereka melawan para penjahat lingkungan.

Sebelumnya proyek ini sedang dalam pengembangan oleh Sony Pictures namun kini hak ciptanya sudah lepas, sehingga diincar oleh Paramount dan Appian Way. Kisahnya bakal melanjutkan serial kartunnya, namun dengan sedikit diferensiasi. Kini Captain Planet yang membutuhkan anak-anak bercincin ajaib, bukan sebaliknya.

jika semua lancar, DiCaprio dan rekannya Jennifer Davisson Killoran akan menjadi produser. Sementara yang diplot sebagai penulis adalah Jono Matt dan Glen Powell, salah satu bintang serial Scream Queens.

Baca Juga:  Big Bang Nyanyikan Lagu Baru saat Konser di Indonesia?

Matt merupakan penulis produksi ulang Doctor Dolittle, serta pernah menulis naskah untuk film independen berjudul Above the Line (sedang diproduksi). Powell lebih dikenal sebagai aktor. Selain Scream Queens, Powell adalah aktor drama peperangan Sand Castle(tayang tahun ini), juga pernah tampil sebagai figuran dalam The Dark Knight Rises (2012).

Sementara, DiCaprio sudah tak aneh dengan proyek bertema lingkungan. Ia memang dikenal sebagai seorang pecinta alam. Salah satu usahanya untuk menyelamatkan Bumi adalah lewat sebuah film dokumenter berjudul Before The Flood, yang cuplikannya dirilis bulan lalu.

Before The Flood dibintangi dan diproduseri oleh DiCaprio. Film ini akan menyajikan perubahan dramatis yang terjadi di seluruh dunia, disebabkan oleh suhu Bumi yang terus memanas.

Selain itu, pria berusia 41 ini pernah menjadi narator sekaligus produser The 11th Hour(2007), yang juga mengambil isu lingkungan mirip dengan Before the Flood. Aksi-aksinya soal lingkungan yang pernah ia lakukan cukup banyak, salah satunya adalah pidato kemenangan saat ia mendapatkan Oscar, Februari lalu.

Namun saat ini aktor Titanic (1997) ini tengah tertimpa masalah yang bisa meruntuhkan kredibilitasnya sebagai pecinta lingkungan.

Baca Juga:  Akhirnya OC Kaligis Bisa Dibesuk Anaknya Velove

Sebuah yayasan peduli hutan hujan bernama Bruno Manser Funds meminta DiCaprio untuk memutuskan hubungannya dengan beberapa individu yang berkaitan dengan skandal korupsi di Malaysia, serta mengembalikan duit hasil pencucian uang yang ia terima dari perannya di beberapa film.

DiCaprio juga diminta mundur dari jabatannya sebagai Pembawa Pesan Perdamaian PBB yang mengurusi perubahan iklim.

Sang aktor diduga menerima jutaan dolar dari lembaga pendanaan bernama 1MDB untuk perannya dalam film The Wolf of Wall Street (2013). Film karya Martin Scorsese ini diduga didanai dari uang Riza Aziz, anak tiri perdana menteri Malaysia Najib Razak yang diduga terlibat dalam kasus ini.

Selain dari Aziz, DiCaprio diduga turut menerima uang cucian 1MDB dari Jho Low, pebisnis kontroversial Malaysia yang menjadi salah satu tokoh kunci dalam skandal ini.

“DiCaprio harusnya menjadi bagian dari solusi (terhadap pembalakan hutan), namun ia malah menjadi bagian dari masalah,” ujar Lukas Straumann, direktur Bruno Manser Funds. Straumann juga menyebut DiCaprio sebagai seorang hipokrit, karena sang aktor pernah mengkritik pembalakan hutan di Kalimantan, Indonesia.[]

loading...