Kemendes Siapkan Rp20 T untuk 4 Juta Lahan Tidur di Desa

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan membangun embung, untuk membangkitkan 4 juta lahan tidur 1 min


63
13 shares, 63 poin

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan membangun embung, untuk membangkitkan 4 juta lahan tidur menjadi lahan pertanian produktif di desa. Tidak tanggung-tanggung, dana yang akan disiapkan sebesar Rp20 Triliun.

“Menteri Pertanian dan presiden me-request (meminta) Kemendes agar membuat embung. Tahun depan, dana desa ada Rp60 Triliun lebih, dan ADD (Alokasi Dana Desa) sekitar Rp150 Triliun. Menyisihkan Rp20 Triliun tidak susah, terkait model embung Menteri Pertanian dan Menteri PUPR sudah mendesain,” ujar Mendes PDTT, Eko Sandjojo  usai Rapat Koordinasi dengan Menteri Pertanian di Kantor Kalibata Jakarta, Kamis (20/10).

Mendes Eko mengatakan, sebanyak 80 persen masyarakat desa hidup di bidang pertanian. Maka dibutuhkan sinergitas yang kuat, sehingga kebutuhan desa dapat saling dilengkapi. Menurutnya, dengan dibangunnya Embung di 4 juta lahan desa tersebut, petani akan mampu panen 2-3 kaliper tahun.

Advertisements

“Kita (Kemendes PDTT) tinggal melengkapi apa yang telah dibuat oleh Kementerian Pertanian dengan melengkapi saluran tersier. Dana desa juga akan kita push (dorong) untuk membangun sarana pasca panen. Sarana pasca panen bisa dalam bentuk gudang, nanti kita ajak pengusaha. Swasta akan diberi kemudahan kredit dan insentif pajak
untuk ini,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Menurutnya, ada solusi permanen yang dibangun bersama antar kementerian untuk membangun 4 juta lahan tidur di desa. Solusi tersebut yakni memberikan ketersediaan air melalui embung, parit,
sumur dangkal dan sumur dalam.

“Kita bagi, pedesaan di bagian embung, kami siapkan pompa, benih, pupuk. Kalau ini kita lakukan bersama, kalau 4 juta hektar lahan dalam 1 kali tanam jagung saja misalnya dapat menghasilkan 8 ton produksi, akan menghasilkan kurang lebih Rp70-80 Triliun dalam 1 kali tanam,” terang Amran.

Advertisements

Adapun 4 juta hektar lahan pertanian tersebut menurut Amran, tersebar di berbagai desa Nusantara. Seperti halnya Jawa, Sumatera dan Wilayah Timur Indonesia. Upaya membangkitkan lahan tersebut juga untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.

“Petani sekarang cerdas, kalau ada air pasti tanam. Semua akan terintegeritas di lahan pertanian ini. Di embung-embung ini akan ada ikan, ayam juga pasti akan berkembang biak, bebek, sapi semua bergerak. Kalau ini selesai, pastinya pangan akan bertambah kuat,”
terangnya.[]

Advertisements

Bagikan ke teman anda!

63
13 shares, 63 poin

Komentar

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka
0
Suka
Takjub Takjub
0
Takjub
Kaget Kaget
0
Kaget
Takut Takut
0
Takut
Lucu Lucu
0
Lucu
Sedih Sedih
0
Sedih
Marah Marah
0
Marah
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Image
Photo or GIF
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Countdown
The Classic Internet Countdowns