HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Mahasiswa FISIP UIN Ar-Raniry Adakan Kunjungan ke DPRK Lhokseumawe

31

HARIANACEH.co.id, LHOKSEUMAWE – Mahasiswa FISIP UIN Ar-Raniry lakukan kunjungan parlemen ke DPRK Lhokseumawe. Salah satu program Mahasiswa Fakultas Fisip UIN Ar-Raniry. Pada kesempatan ini mahasiswa FISIP melakukan kunjungan ke kantor DPRK Kota Lhoksemawe, turut di dampingi oleh wakil Dekan 3 Fisip Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Zainuddin Muslim dan Sekretaris Prodi Ilmu Politik Eka Januar.
Dalam hal ini Muslim Zainuddin, tujuan kunjungan parlamen di DPRK kota Lhoksemawe agar mahasiswa memperoleh informasi terkait proses politik dan kebijakan publik yang dilakukan oleh DPRK, selama ini mahasiswa lebih fokus belajar mengenai teori dibperkuliahan, dan sangat sedikit memperoleh informasi secara faktual dari aktor pengambilan keputusan dalam hal ini DPRK Kota lhoksmawe, Tuturnya.

Eka januar juga menambahkan, tujuan utama memilih kota Lhokseumawe sebagai program kunjungan parlemen di antaranya kota lhokseumawe memiliki keunikan tersendiri dari segi letak geografis. Lhokseumawe atau juga yang lazim disebut bahagian dari wilayah pasee selalu menjadi barometer perpolitikan di Aceh baik itu dimasa konflik maupun pasca konflik

Kunjungan tersebut mendapatkan apresiasi dari pimpinan DPRK yang di wakili oleh wakil ketua DPRK, turut di dampingi oleh baleg, banggar, dan dan wakil ketua komisi pendidikan. Adapun tugas peran dan fungsi dewan yakni fungsi legislasi, budgeting dan controling. Proses legislasi dan perencanaan penggagaran  di lakukan melalui tahapan musrembang, hasil dari musrembang akan di bahas bersama SKPK dan anggota Dewan agar di paripurnakan. Tutur wakil ketua DPRK Kota lhoksmawe.

Pernyataan cukup mengelitik dari salah satu mahasiswa terkait adanya qanun yang melarang perempuan duduk ngakang, secara subtansi qanun tersebut tidak langsung bersentehun dengan kualitas kesejahteraan masyarakat kota lhoksemawe yang masih menduduki peringkat tertinggi jumlah angka kemiskinan dan penganguran  di antara kabupaten/kota yang ada di Aceh. Tutur adli mahasiswa Fisip UIN.

Berkenaan dengan angka kemiskinan dan pengangguran kota Lhoksemawe. DPRK dan pemerintah terus mencari solusi dalam mengatasi angka kemiskinan dan penganguran di Lhoksemawe, baik penyedian lapangan kerja, memberikan beasiswa pendidikan, dan memberikan pelatihan terhadap pelaku usaha masyarakat kecil.

DPRK juga terus melakukan pengawasan terhadap pemerintah untuk mengurangi jumlah angka kemiskinan dan penganguran. Peran akademisi baik dosen maupun mahasiswa diharapkan dapat memberikan solusi berupa masukan terhadap DPRK dan pemerintah Kota Lhoksemawe terkait pengetasan kemiskinan dan pengaguran selama ini. Tutur hasbi selaku ketua bangar.[Rilis]

Komentar
Sedang Loading...
Memuat