HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

11.125 Personel Dikerahkan Polda Aceh Untuk Amankan Pilkada

1

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mengerahkan 11.125 personel mengamankan pilkada serentak di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.

“Ada 11.125 personel, baik dari polda maupun polres yang dilibatkan untuk Operasi Mantap Praja Rencong 2017 dalam rangka pengamanan pilkada,” kata Kapolda Aceh Irjen Pol Rio Septianda Djambak di Banda Aceh, Rabu.

Selain personel organik, kata dia, pengamanan juga dibantu personel bawah kendali operasi (BKO) Mabes Polri sebanyak 1.900 personel. Mereka ditempatkan di sejumlah kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak 15 Februari 2017.

Kapolda mengatakan penambahan personel BKO karena Provinsi Aceh merupakan daerah rawan dan geografisnya cukup luas, sehingga dibutuhkan tambahan personel.

Jenderal polisi bintang dua itu menambahkan pengamanan juga melibatkan 20.100 personel perlindungan masyarakat (linmas) serta dukungan sejumlah personel TNI yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh.

“Dalam pengamanan, kepolisian mengedepankan tindakan pendekatan dan pencegahan dengan jalan penyuluhan kepada masyarakat serta razia di titik-titik tertentu,” kata Kapolda Aceh.

Irjen Pol Rio Septianda Djambak mengatakan, pelaksanaan pilkada serentak di Aceh terdapat berbagai potensi kerawanan. Potensi ini memerlukan perhatian serius dari semua pihak agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat menghambat pilkada.

“Karena itu, berbagai potensi kerawanan itu, baik berupa sengketa hasil maupun pelanggaran pilkada dan tindak pidana umum lainnya, harus dapat diantisipasi serta ditangani kepolisian secara profesional,” kata dia.

Terkait penanganan tindak pidana pilkada, kata dia, kepolisian harus dapat mengambil langkah cepat dan tepat melalui sinergi dengan unsur kejaksaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta dengan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih).

Penanganan juga dilakukan dengan mengoptimalkan peran serta penegakan hukum terpadu atau gakkumdu, sehingga dapat menyelesaikan dengan tuntas setiap pelanggaran, kata Kapolda

“Kami juga seluruh jajaran kepolisian untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan pilkada serentak di Aceh. Serta meminimalisir tindakan kontra produktif yang dapat mencederai nilai demokrasi dan menurunkan citra aparat pemerintah di mata masyarakat,” kata Irjen Pol Rio Septianda Djambak.[]

loading...