HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ketua DPRD Banyuasin Kembali Diperiksa KPK

3

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Ketua DPRD Banyuasin Agus Salam dijadwalkan akan sagera diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan k‎orupsi Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdinan.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka YAF (Yan Anton Ferdinan),” ujar Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati seperti dilansir Okezone, Jumat (28/10).

Seperti diketahui, Yan Anton ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK setelah ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dalam kasus ini, Yan diduga menjanjikan sebuah proyek di Dinas Pendidikan Banyuasin kepada pengusaha bernama Zulfikar.

Pada kasus ini, Yan Anton dibantu oleh sejumlah bawahannya. Pertama, Yan menghubungi Rustami yang merupakan Kasubag Rumah Tangga Pemda Banyuasin. Rustami lalu menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Umar Usman.

Umar dibantu anak buahnya, Sutaryo, yang menghubungi seorang pengepul bernama Kirman. Barulah Kirman menghubungi Zulfikar untuk menawarkan proyek di Dinas Pendidikan dengan syarat harus menyetor Rp1 miliar lebih dulu.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang sebesar Rp229,8 juta dan USD11.200 dari Yan Anton. Dari Sutaryo, KPK menyita Rp50 juta yang diduga merupakan bonus dari Yan Anton.

Dari tangan Kirman, KPK menyita bukti setoran biaya naik haji ke sebuah biro sebesar Rp531.600.000 untuk dua orang atas nama Yan Anton dan istrinya. Yan Anton diduga menggunakan uang dari Zulfikar untuk menunaikan ibadah haji‎.‎

Namun, rencana pergi ke Tanah Suci bersama istri batal usai KPK menangkap Yan Anton di kediamannya saat acara pengajian.

loading...