HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Ini Visi dan Misi Abdulah Puteh – Sayed Mustafa Usab

2

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Enam Pasangan Calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 menyampaikan visi dan misi di Gedung rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada hari Jumat, (28/10).

Dari pantauan HARIANACEH.co.id, masing-masing dari pasangan calon menjabarkan visi-misinya kepada seluruh publik yang hadir untuk mendengarkan apa yang disampaikan

Berikut visi dan misi calon Gubernur Aceh periode 2017-2022 Nomor Urut 3:

Abdulah Puteh – Sayed Mustafa Usab

Visi:

“Mewujudkan Kembali Aceh Sebagai Negeri yang Aman, Sejahtera, Adil Makmur dan Beradidaya Berlandaskan Syariat Islam.”

Untuk mewujudkan kembali Aceh sebagai Negeri yang aman, sejahtera, adil makmur dan beradidaya berlandaskan syariat islam.

  1. Adanya potensi Sumber Daya Alam yang melimpah sebagai karunia dari Allah SWT
  2. Tingginya DIPA (daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) Misalnya (mencapai  Rp. 34 triliun lebih) Provinsi Aceh. Dan akan terus meningkat hingga tahun-tahun berikutnya.

Misi:

Pancabakti Pembangunan Aceh

  1. Penyelenggaraan Syariat Islam secara Kaffah
  2. Revolusi Pertanian
  3. Reintegrasi, Perekonomian, dan Kesejahteraan Rakyat
  4. Insfratruktur dan Perkotaan
  5. Reformasi dan Birokrasi

Penerapan Syariat Islam dalam berbagai sistem kehidupan masyarakat serta pembiayaannya, dilaksanakan oleh pemerintah daerah (Pemerintah bersama DPRA, dan DPRK), terutama yang meliputi dimensi aqidah, dimensi Syariah, dan dimensi Ahklaqul Karimah.

Sesuai dengan kondisi demografi Aceh, untuk periode kedepan (2017-2022). Aceh harus memilih program prioritas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Program pembangunan Reintegrasi Aceh pasca konflik terus dilanjutkan sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan mengurangi angka pengangguran.

Program pembangunan insfratruktur dan perkotaan dimaksudkan untuk menyediakan kebutuhan jaringan dalam pelayanan (darat, laut, udara dan sektor-sektor lainnya).

Reformasi Birokrasi bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik yang berbasis kerakyatan. Program dan kegiatan reformasi birokrasi diantaranya: Organisasi/kelembagaan yang diarahkan sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan rakyat. selanjutnya, pembinaan dan peningkatan kualitas SDM pegawai (PNS) yang handal guna mendukung pelaksanaan visi dan misi. pembinaan mentalitas dan budaya kerja diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, loyalitas, disiplin dan tanggung jawab sesuai dengan TUPOKSI kelembagaan masing-masing.[]

Editor: ipuL Hayat

loading...