HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Amankan Demo Ahok 4 November, Jakarta Punya Cukup Brimob

3

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Penanganan unjuk rasa (demonstrasi) yang rencananya bakal digelar pada 4 November anti siap diatasi Pihak kepolisian. Untuk mengamankan demonstrasi terhadap Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu, Jakarta Raya tak akan kekurangan personel Korps Brigade Mobil (Brimob).

“Untuk DKI kami lihat kan dekat ini dengan Kelapa Dua, Brimob Mabes Polri kan ada di Kelapa Dua. Jadi sementara dari DKI tidak begitu kesulitan. Karena di internal DKI saja sudah cukup banyak, ada beberapa sejumlah kompi,” kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Boy Rafli Amar seperti dilansir Detikcom di Markas Polda Metro Jaya, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (29/10) malam.

Dalam hal jumlah personel Brimob yang perlu dikerahkan, Polda Metro Jaya tak menemui masalah. Apalagi markas korps satuan elite Polri itu ada di Kelapa Dua, Depok, masih berada dekat dengan Jakarta. Depok juga masih wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Ada sekitar 12 kompi Brimob yang berada di wilayah Polda Metro Jaya. Meski begitu soal teknis pengamanan demonstrasi 4 November, apakah akan mengerahkan sedikit personel Brimob atau butuh lebih banyak personel, akan disesuaikan dengan perkembangan situasi.

“Oh belum. Nanti akan dilihat situasinya seperti apa. Akan dicermati,” kata Boy.

Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Mochamad Iriawan sudah menyatakan akan mengerahkan delapan ribu personel untuk mengamankan unjuk rasa pada 4 November nanti. Bila saja perlu tambahan personel, Polda Metro Jaya tak akan jauh-jauh meminta asupan kekuatan.

“Satuan Polda Metro Jaya termasuk Polda yang jumlah personelnya cukup besar, jadi bisa saja melibatkan seluruh Polres-polres di sekeliling. Termasuk Bekasi, Tangerang, Depok, bisa dimanfaatkan membantu Polres yang hari itu katakanlah titik unjuk rasanya terbanyak. Seperti kalau wilayah Polda Metro Jaya kan biasanya terpusat di Jakarta Pusat. Bisa saja Polres-polres di pinggir yang membantu ke tengah,” tutur Boy.

Namun secara umum, rapat jajaran elite kepolisian di Markas Polda Metro Jaya tadi membahas Pilkada serentak secara nasional pada 2017. Kapolri dan Wakapolri membahas kekuatan pasukan tingkat Markas Besar Polri bisa diperbantukan ke daerah-daerah. Karena, Pilkada serentak digelar di 101 wilayah yang tentu butuh pengamanan.

Personel-personel di berbagai daerah misalnya Brimob dari banyak Polda bisa pula ditugaskan Mabes Polri untuk bertugas di luar daerahnya. “Jadi misalkan contoh Brimob dari Kalimantan Tengah bertugas di daerah yang membutuhkan personel Brimob yang lebih. Jadi akan ada semacam penempatan silang dari anggota-anggota Brimob ini,” tutur Boy.

loading...
Subscribe to our newsletter
Sign up here to get the latest news, updates and special offers delivered directly to your inbox.
You can unsubscribe at any time