HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

9 Hal Kecil Ini Membongkar Rahasia Kepribadian Seseorang

1

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi langsung antar manusia bukan hanya berdasarkan kalimat-kalimat yang diucapkan.

Secara kasat mata, hal-hal kecil tentang karakter dan perilaku seseorang mengungkapkan lebih banyak tentang kepribadian mereka, lebih dari apa yang kita duga.

Dikutip dari Bright Side pada Rabu (2/11/2016), berikut ini adalah 9 hal yang tampaknya sepele, tapi dapat membantu kita lebih memahami kepribadian orang-orang di sekitar kita:

1. Cara Tersenyum

Ketika seseorang yersenyum dengan tulus, ada kerutan-kerutan hadir di seputar bibir dan mata. Kalau senyumnya terpaksa, maka kerutan-kerutan hanya hadir di seputar bibir.

Ketika seseorang larut dalam emosi yang kuat, maka matanya menjadi lembab dan mereka harus berkali-kali menelan ludah. Jika salah satu penanda itu tidak ada, maka perasaan orang itu mungkin tidak setulus yang dikira.

2. Cara Menyapa

Genggaman tangan yang kuat dan tegas menandakan bahwa orang itu adalah seorang ekstrovert yang suka menyatakan emosi secara gamblang.

Jika seseorang meletakkan tangan pada bahu ketika bertemu, bisa saja ia benar-benar menyukai atau sebaliknya, ia termasuk seorang manipulator — suka mengakali.

Jika seseorang meraih tangan kita menggunakan dua tangannya, maka ia siap mengajukan suatu permintaan atau hendak menyampaikan suatu pesan.

3. Sering Memeriksa Ponsel

Semakin seseorang memeriksa kabar, surel, atau yang sejenisnya pada telepon genggam, semakin besar kemungkinan bahwa mereka merasa tertekan atau mencari-cari sejenis stimulasi eksternal.

4. Cara Selfie

Pada dasarnya, seseorang yang menaruh kamera dari arah bawah ketika melakukan selfie cenderung memiliki pandangan positif tentang hal-hal di sekitarnya.

Orang yang terlalu serius atau bertanggungjawab jarang memberitahukan apa yang mereka lakukan lewat media sosial. Ia juga terkadang mengambil foto diri yang menyamarkan tempat keberadaan mereka.

Sebaliknya, seseorang yang terobsesi dengan “muka bebek” yang sedang terkenal sekarang ini menandakan bahwa orang itu mengalami terlalu banyak ketegangan syaraf (nervous tension).

5. Perilaku di Meja Makan

Orang yang mengiris-iris kecil-kecil segala sesuatu yang ada pada piring mereka cenderung mencari hubungan jangka panjang dan mencoba hidup menurut rencana mereka sendiri.

Sebaliknya, seseorang yang mencampur semua bagian makanan tanpa keberatan dengan kenikmatannya berkemungkinan besar memiliki kepribadian yang kuat. Orang demikian juga meraih banyak tanggungjawab dan menuntaskannya.

Orang yang menyelesaikan makanannya dalam waktu singkat biasanya piawai dengan tugas jamak (multitasking), yaitu orang yang amat dihormati dalam pekerjaan karena kompetensi, jarang molor dari tenggat waktu, dan selalu berpikir selangkah lebih maju.

Orang yang makan dengan lambat cenderung hidup di masa kini dan mengerti caranya menikmati hidup.

6. Isi Obrolan

Jika seseorang cukup sering menggunakan kata “saya/aku” ketika membeberkan suatu cerita, ia kemungkinan besar menceritakan yang sebenarnya.

Tapi, jika kata itu dipakai terus-menerus, hal itu mungkin menandakan orang itu berpusatkan kepada diri sendiri.

Sebaliknya, penggunaan kata “kita” atau “kami” menungkapkan bahwa orang ini benar-benar terbenam dalam lingkar sosial kehidupannya.

Yang menarik, ketika seseorang bertambah tua, ia lebih sedikit menggunakan kata kerja yang mengacu kepada masa lalu dan lebih sering menggunakan kata kerja ke masa depan.

7. Cara Makan Popcorn

Penelitian mengungkapkan bahwa kaum introvert cenderung hati-hati memakan setiap bagian popcorn secara terpisah.

Sebaliknya, kaum ekstrovert, senang meraup sejumlah besar popcorn dalam sekali ambil.

Orang yang mampu menghabiskan seluruh sajian popcorn dalam sekali jalan cenderung kurang berpusatkan kepada diri sendiri dan menghargai kepentingan orang lain di atas kepentingannya sendiri.

8. Pilihan Kopi

Jenis kopi esspresso disukai oleh para pemimpin, sedangkan orang-orang yang cenderung mengikuti pimpinan orang lain cenderung memesan double espresso.

Orang yang menyukai latte kadang-kadang kesulitan membuat keputusan dan secara alamiah memiliki sifat lebih santai terhadap segala sesuatu.

Orang yang sangat suka bergaul dan kreatif biasanya memilih cappuccino, sedangkan orang yang gemar petualangan menyukai frappucino.

Kopi hitam biasa (americano) biasanya dipesan oleh orang yang memiliki sikap tanpa basa basi dalam hidup serta jarang melakukan hal-hal yang di luar kebiasaan.

Orang yang kadang-kadang mencari pengalaman-pengalaman baru cenderung menambahkan gula dan krim ke dalam kopinya.

9. Arah Pandangan ketika Minum

Orang yang menatap ke kedalaman cangkir biasanya lebih berpikir dan fokus, serta lebih sedikit kemungkinannya untuk melamun.

Orang yang melihat melihat melintasi bagian atas cangkirnya ketika minum lebih rentan dipengaruhi oleh orang lain dan bisa saja ceroboh. Tapi, pada saat yang sama, orang demikian lebih mawas tentang dunia di sekitar mereka.

Jika seseorang memejamkan mata ketika minum, ia mungkin mengalami suatu rasa sakit atau ketidaknyamanan, sehingga mencari cara untuk rileks.

loading...