HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Cuma Ada Dua Partai Lokal Aceh Yang Terdaftar di Kanwil Menkum HAM

1

HARIANACEH.co.id, JAKARTA — Masa pendaftaran Partai Politik lokal baru di Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Aceh, telah berakhir pada 3 November 2016 kemarin.

Menurut  Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Menkumham Aceh Bukhari, hanya dua partai lokal baru yang mendaftar. Dua partai dimaksud adalah Partai Gabungan Rakyat Aceh Mandiri (Partai GRAM) dengan dewan pendiri Bahrum Manyak, H. Abdul Kadir, Tarmidinsyah Abubakar, T. Mukhtaruddin Fatani, Anwar Abdullah, Jufri Arahas, Rizal Usman, Chairul Muhar Dhanie dan Jamaluddin.

Sedangkan, majelis pertimbangan H. T. Bachrum Manyak, Abdul Kadir, Ahyar Abdullah, Abdullah Basyah dan Yulizar Usman. Kemudian, dewan pimpinan pusat Tarmidinsyah Abubakar beserta 15 nama lainnya. Lalu, satu partai lokal baru adalah Partai Daerah Aceh (PD Aceh), sebagai dewan pendiri Jamaluddin, M. Ali Ismail, Teuku Razuan dan Mukhtaruddin.

Dengan demikian, sampai berakhirnya masa pendaftaran, peluang partai lokal baru yang ingin mengikuti Pemilu 2019, hanya tiga partai, yaitu Partai Aceh (PA) dan dua partai baru tadi. Itupun  jika lolos verifikasi faktual.

“Masa pendaftaran sudah berakhir, kemudian ada dua partai politik lokal baru yang mendaftar yaitu PD Aceh dan Partai GRAM. Setelah berakhir masa pendaftaran kemarin, tidak lagi dibuka, tunggu lima tahun akan datang baru buka kembali,” kata Bukhari, di ruang kerjanya, Jalan T. Nyak Arief, Banda Aceh, Jumat (04/11/2016).

Setelah berakhirnya masa pendaftaran, Kanwil Menkum HAM melakukan verifikasi faktual sejak hari ini sampai 30 November 2016.  “Dalam minggu ini akan dilakukan pemeriksaan berkas-berkas. Mudah-mudahan 30 November bisa selesai,” ujar Bukhari.[]

loading...