HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Inilah 5 Dampak Negatif Kemenangan Trump terhadap Asia

4

HARIANACEH.co.id – Donald Trump telah resmi menjadi presiden baru Amerika Serikat (AS). Berbagai macam prediksi muncul terkait dampak terpilihnya Trump tersebut, terutama bagi Benua Asia.

Pasalnya, selama masa kampanye, Trump kerap memberikan pernyataan-pernyataan bernada negatif dan menyerang sehingga dianggap dapat memberikan dampak ekonomi yang parah di seluruh dunia.

Kontroversi Trump sendiri disamakan dengan peristiwa Brexit yang tak hanya menurunkan ekonomi Inggris tapi juga berdampak pada goyangnya pasar ekonomi bahkan hingga ke Jepang.

Setidaknya ada lima efek potensial yang akan berdampak pada Asia setelah kemenangan Trump, Rabu (9/11/2016) kemarin.

1. Dollar AS akan jatuh

Sejak Mei 2016, dollar terus menunjukkan penguatan secara berkala. Kini, banyak analis yang memprediksi penurunan dollar seiring dengan kemenangan Trump.

Dalam kurun waktu seminggu terakhir, indeks dollar terus turun bersamaan dengan jajak pendapat yang menunjukkan laju positif Trump.

Di sisi lain, banyak juga yang percaya bahwa dollar bisa menunjukkan penguatan terhadap mata uang negara-negara berkembang seperti halnya peso Meksiko.

Prediksi tersebut terjadi karena adanya kekhawatiran jika Trump akan membuat kebijakan perdagangan proteksionis yang akan merusak ekonomi Meksiko.

Pada dasarnya, kebijakan ekonomi Trump masih sedikit untuk diketahui sehingga jatuhnya dollar terjadi karena hasil dari ketidakpastian.

Seperti halnya poundsterling yang anjlok setelah Brexit, sebuah “aksi beli”di kalangan investor Asia berlangsung di Inggris dan skenario sama bukan tak mungkin terjadi jika dollar menurun drastis.

2. Mampu menyebabkan resesi global

Ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology Simon Johnson yakin terpilihnya Trump sebagai presiden AS sangat memungkinkan membuat pasar saham mengalami gangguan dan menjerumuskan dunia ke dalam resesi.

“Kebijakan anti perdagangan dari Trump juga akan menyebabkan penurunan tajam seperti Inggris kala Brexit lalu,” imbuh Simon.

New York Times bahkan menulis bahwa kemenangan Trump akan mengarah ke penjualan spontan. Banyak investor akan memilih untuk menjual sahamnya dan bertanya kemudian.

Peringatan hampir sama juga datang dari manager dana pensiun Belanda Hans Op’t Veld menyarankan para investor untuk menjual saham properti Hongkong menyusul kemenangan Trump.

Lebih lanjut Hans memperingatkan bahwa terpilihnya Trump sebagai Presiden AS bisa menyebabkan proteksionisme perdagangan yang memiliki dampak lebih besar terhadap dunia.

3. Properti mewah bisa menderita

Survei global yang dilakukan oleh Mansion Global terhadap pemilihan presiden di AS mengungkapkan bahwa konsensus umum memilih Clinton karena dianggap paling pro terhadap pasar properti di seluruh dunia.

Survei yang dilakukan terhadap broker, agen listing, dan pakar industri lainnya menghasilkan 83 persen menyukai Hillary Clinton sebagai pilihan terbaik untuk industri properti mewah, sedangkan sisanya sebesar 17 persen memilih Trump.

Pada sisi mayoritas, salah satu responden bahwa pengalaman nasional dan internasional Clinton akan memberikan kepastian terhadap kebutuhan pasar.

“Sedangkan Donald Trump, berdasarkan pandangan saya dan lainnya lebih sebagai Wild Card yang justru menciptakan ketidakpastian di sini dan di luar negeri sehingga itu tidak bagus untuk pasar real estat mewah global,” imbuhnya.

Sebaliknya, para pendukung Trump justru berpendapatan bahwa pasar real estat mewah dunia bakal maju karena orang-orang kaya akan lebih merasa aman sebab mereka tidak akan dikenakan pajak.

4. Sentimen anti globalisasi bisa menyakiti Asia

Partai Republik dikenal selalu pro bisnis dan pro perdagangan bebas, tetapi itu bisa saja berakhir di masa kepemimpinan Trump yang menyerukan kemandirian ekonomi Amerika dan keluar dari pengaturan perdagangan lama.

Dia juga menyebut Trans-Pacific Partnership (TPP), kesepakatan perdagangan 12 negara yang akan mencakup sekitar 40 persen dari total output global sebagai sebuah ” kesepakatan mengerikan” untuk AS.

“Asia berdiri untuk kehilangan dari pembalikan globalisasi dan jika tarif di AS untuk barang-barang dari Asia meningkat maka seluruh hubungan akan rusak,” tulis Editor Harian Truewealth Asian Investments Kim Iskyan.

5. Real estat komersial bisa menderita

Menurut The Street, kemenangan Trump akan menghancurkan sektor real estat komersial sekalipun dirinya adalah seorang konglomerat real estat.

“Kemenangan Trump sebagai presiden akan menyebabkan investasi jadi lebih emosional daripada kuantitatf dan akan ada sejumlah besar volatilitas dalam dunia real estat komersial, terutama dari segi likuiditas,” tutup Direktur Eksekutif JR Capital Jay Rollins.

loading...