HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

FPI Berharap Pemerintah Aceh Bekerjasama Dalam Membela Al Quran

2

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH — Setelah melakukan aksi di depan masjid Baiturahman, Front Pembela Islam (FPI) Aceh kembali melakukan Aksi di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk menyampaikan beberapa pernyataan sikap.

Mereka, FPI ingin bertemu ketua DPRA untuk menyampaikan orasinya tentang status Ahok yang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait penistaan agama agar segera dihukum, namun Ketua Dewan perwakilan Rakyat Aceh Tgk. Muharrudin tidak dapat hadir karena berada di luar daerah.

Dari pantauan HARIANACEH.co.id, Jumat (18/11/2016) Anggota DPR Aceh Komisi I Tgk. H. Abdullah Saleh yang sekaligus mewakili Ketua DPR Aceh langsung bertemu para masa FPI yang hadir dan mendengar beberapa orasi yang disampaikan kepadanya.

Masa Front Pembela Islam Aceh memadati perkarangan Kantor DPR Aceh berorasi menuntut Pemerintah Aceh untuk meminta Kepolisian RI menangkap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait penistaan Agama, Jumat (18/11)
Masa Front Pembela Islam Aceh memadati perkarangan Kantor DPR Aceh berorasi menuntut Pemerintah Aceh untuk meminta Kepolisian RI menangkap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terkait penistaan Agama, Jumat (18/11). (HARIANACEH.co.id/R. Denny)

Namun aksi tersebut kembali dibuka oleh Tgk. Muslim Attahiry selaku Ketua FPI Aceh. Dalam penyampaiannya, ia mengharapkan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Aceh agar bekerjasama dalam membela Al Quran serta bertindak tegas terkait kasus penistaan Al Quran yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Kami mengharapkan Pemerintah Aceh melalui DPRA untuk bekerjasama dalam membela al-quran, dan menyampaikan aspirasi masyarakat Aceh langsung ke DPR RI,” ujarnya saat orasi di halaman Gedung DPRA.

Kemudian Abdullah Saleh dalam pembukaannya juga menyampaikan apresiasi yang besar terhadap Umat Islam khususnya di Aceh.

“Kami sangat mengapresiasi kepada seluruh umat Islam khususnya di Aceh, saat ini perkembangan status Ahok sudah ditetapkan sebagai tersangka dan itu atas perjuangan umat islam di Republik Indonesia ini,” katanya saat berbicara di halaman Gedung DPR Aceh.

Selanjutnya, Abdullah Saleh menyampaikan bahwa dirinya juga ikut serta dalam barisan menuju Istana waktu itu.

Front Pembela Islam (FPI) Aceh kembali melakukan Aksi di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk menyampaikan aspirasinya terkait kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal penistaan Agama, Jumat (18/11/2016)
Front Pembela Islam (FPI) Aceh kembali melakukan Aksi di halaman Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk menyampaikan aspirasinya terkait kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok soal penistaan Agama, Jumat (18/11/2016). (HARIANACEH.co.id/R. Deny)

“Waktu itu saya ada dalam barisan yang pergi menuju Istana, ada satu semangat dan kebanggaan bagi kita umat Islam dalam kebersamaan barisan perjuangan Islam.”

Ia menambahkan, bahwa hasil dari aksi damai hari ini akan segerav disampaikan langsung kepada Ketua DPR RI dan Presiden.

“Kami akan sampaikan langsung aspirasi ini kepada Ketua DPR RI dan akan segera menyurati Presiden agar mendesak pihak Kepolisian RI menegakkan hukum dan kalau perlu segera menangkap Ahok.”

Aksi damai ini diakhiri oleh zikir dan pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh Tgk. Samunzir.[]

Editor: ipuL Hayat

loading...