HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Peggy Whitson Astronot Tertua yang Meluncur ke Luar Angkasa

2

HARIANACEH.co.id – Astronot pemecah rekor Peggy Whitson meluncur kembali ke ruang angkasa untuk misi ketiga ke Stasiun Antariksa Internasional dan berharap untuk mencetak rekor lebih lama tinggal di sana.

Veteran astronot NASA ini merupakan perempuan pertama yang menjadi komandan ISS dan sudah menorehkan rekor menghabiskan waktu terlama di ruang angkasa.

Dan kali ini, perempuan yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke 57 tahun itu akan menjadi astronot perempuan tertua yang berada dalam misi ruang angkasa.

Dia akan lepas landas ke ruang angkasa dari kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada hari Jumat (18/11).

Astronot Amerika ini akan meluncur ke angkasa luar dalam roket Soyuz bersama rekan kosmonot asal Rusia Oleg Novitsky dan astronot baru dari Perancis, Thomas Pesquet.

Mereka diharapkan tiba di Stasiun Luar Angkasa pada hari Sabtu (19/11), untuk bergabung dengan seorang astronot Amerika lainnya dan dua orang astronot dari Rusia yang sudah berada dalam roket. Mereka akan melakukan berbagai penyelidikan ilmiah sampai Mei 2017.

Peggy Whitson mencuit dalam twitter tentang rambutnya yang dipotong tiga hari sebelum ia lepas landas. (@ASTROPEGGY)
Peggy Whitson mencuit dalam twitter tentang rambutnya yang dipotong tiga hari sebelum ia lepas landas. (@ASTROPEGGY)

Peggy Whitson kelahiran Iowa, yang memiliki gelar di bidang biokimia ini, bekerja untuk NASA di beberapa posisi ilmu kedokteran dan penelitian terkemuka sebelum akhirnya terpilih, sebagai calon astronot pada tahun 1996.

Ia pertama kali meluncur ke ruang angkasa pada tahun 2002 dan menjadi perempuan pertama yang menjadi komandan ISS pada tahun 2007. Ia akan memecahkan rekor lagi saat ia mengambil alih laboratorium yang mengorbit untuk kedua kalinya pada bulan Februari.

Pada saat misinya berakhir, ia akan menghabiskan lebih banyak waktu di ruang angkasa mengalahkan astronot AS lainnya, Jeff Williams yang melampaui rekor 534 hari.

“Yang paling penting tentang stasiun ini adalah persahabatan dan pekerjaan yang kita capai di sana,” katanya dalam sebuah konferensi pers sebelum dirinya diluncurkan dengan roket, Jumat pagi, pukul 02:20 waktu setempat (atau pukul 03:00 WIB).[]

Peggy Whitson dalam sebuah konferensi pers di Kazakhstan. (@ASTROPEGGY
Peggy Whitson dalam sebuah konferensi pers di Kazakhstan. (@ASTROPEGGY
loading...