HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Enam Orang Pelaku Pembakaran Hutan Israel Ditangkap

6

HARIANACEH.co.id, Bethlehem – Setelah menahan 16 orang yang diduga terlibat dengan kebakaran hutan, kali ini Israel kembali menahan enam orang lagi. Total, 22 orang ditahan dengan dugaan yang sama.

Kebakaran yang dimulai sejak Selasa 22 November kemarin memaksa puluhan ribu orang untuk dievakuasi dan juga membakar puluhan ribu rumah warga.

Dari 22 orang yang ditahan tersebut, salah satunya adalah warga Palestina. Ia dicurigai sebagai pelaku kebakaran yang terjadi di hutan sekitar komunitas Yahudi.

“Ada harga yang harus dibayar akibat kejadian ini. Kami akan membalas itu, jika benar ini adalah serangan teror,” ucap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, seperti dikutip New York Times, Sabtu (26/11/2016).

Kemarin, pemadam kebakaran dari Amerika Serikat (AS) pun telah mendarat di Israel untuk memadamkan beberapa titik api yang masih menyebabkan kobaran besar.

Sebuah pesawat pemadam kebakaran Israel membantu memadamkan api di kota pelabuhan Israel utara Haifa
Sebuah pesawat pemadam kebakaran Israel membantu memadamkan api di kota pelabuhan Israel utara Haifa pada tanggal 24 November 2016. Ratusan warga Israel melarikan diri dari rumah mereka di pinggiran kota ketiga negara itu Haifa dengan orang lain terperangkap di dalam sebagai petugas pemadam kebakaran berjuang untuk mengendalikan mengamuk kebakaran hutan, kata para pejabat. (AFP PHOTO/JACK GUEZ)

Kepala situs meteorologi Meteo-Tech, Noah Wolfson mengatakan musim semi yang kering dan angin kencang memicu penyebaran api. Terlepas apakah asal api dipicu dengan sengaja atau tidak.

“Kekeringan ekstrem, dengan kelembaban udara di bawah 10 persen- ditambah dengan beberapa angin kencang, menyebabkan api kecil berubah menjadi ganas,” tutur Wolfson.

Adapun perkiraan cuaca untuk beberapa hari ke depan tampak tidak terlalu bagus. Angin diperkirakan akan melemah, tetapi hingga minggu depan diperkirakan tidak akan turun hujan.

Akibat api yang meliputi Israel dan wilayah Palestina, sekitar 60 ribu warga terpaksa keluar dari rumahnya. Selain Haifa, api menyebar ke Tepi Barat, Nablus, hingga ke Hebron.

Menteri Keamanan Dalam Negeri Israel Gilad Erdan menyebutkan bahwa api diperkirakan akan berlanjut hingga pekan depan. Hal itu dipicu oleh angin kencang yang masih berhembus.

loading...