HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Pengunjung Antusias Menonton Sejarah Kohler

1

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – UKM Teater Nol sukses kembali menghidupkan sosok Kohler dalam bentuk adegan teater di Gedung Taman Budaya, Banda Aceh (25/11/2016) malam. Kisah ini secara keseluruhan bercerita tentang perang agresi Belanda I di Aceh.

Dalam theater itu, sutradara Kohler ingin membangkitkan kembali cerita sejarah Aceh melalui tampilan seni tetrikal ini walaupun hanya dalam bentuk visualisasi melalui tayangan dan suara.

“Kita ingin mengangkat kembali cerita tentang kematian Kohler. Awal ceritanya terinspirasi dari penebangan pohon Kohler yang berada di Masjid Raya Baiturrahman, sehingga kami mencoba mengangkat kembali di atas pentas,” jelasnya.

Pada acara itu turut dihadiri Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Aceh, Reza Pahlevi dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Syiah Kuala.

Kadisbudpar, Reza Pahlevi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh media massa karena sudah ikut terlibat meliput, serta bersama-sama mempromosikan salah satu karya seni teatrikal yang bersejarah di Aceh. Ia juga mengharapkan agar komunitas terus meningkatkan program-program yang berkualitas.

“Kegiatan seperti ini merupakan salah satu cabang seni yang harus kita kembangkan, melalui program-program peningkatan kapasitas, pelatihan/workshop dan nantinya akan dipentaskan,” ujar Reza saat dijumpai HARIANACEH.co.id di lokasi acara, Jumat (25/11/2016) malam.

Reza juga menambahkan bahwa akan terus meningkatkan kegiatan-kegiatan seperti ini.

“Ini adalah wadah bagi pelaku seni, bagi mahasiswa yang memang minat akan seni dalam mempromosikan hasil karyanya. Dan kami dari Pemerintah Aceh akan terus mendukung serta meningkatkan kegiatan seperti ini,” katanya.

Pementasan Kohler juga mendapat apresiasi besar dari para pengunjung serta penikmat seni teatrikal ini. Diantaranya, mereka merasa kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi kalangan muda khususnya.

“Kegiatan ini sangat positif sekali dan secara umum dapat mengembangkan wawasan kita tentang sejarah Aceh. Acara ini juga dapat meningkatkan pengetahuan kita akan perjuangan pada masa lalu, ketika para pahlawan Aceh memperjuangkan negerinya dari jajahan Belanda,” ujar salah seorang penonton, Liza.

“Acaranya sangat memuaskan, saya juga setiap tahunnya mengikuti acara dari Teater Nol ini. Saya juga berharap dengan adanya kegiatan seperti ini bisa diberdayakan,” sebut penonton lainnya, Riskan.

Editor: Eko Densa

loading...