HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

DK3 Banda Aceh Beri Award ke Pelaku Kebersihan

2

HARIANACEH.co.id, BANDA ACEH – Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh menyerahkan penghargaan kepada pelaku kebersihan dalam kategori gampoeng (desa) terbersih, petugas kebersihan terbaik dan sekolah terbersih, se-Kota Banda Aceh , di Lapangan DK3 Banda Aceh, Jalan Pocut Baren, Rabu (30/11/2016).

Di acara itu, Gampoeng Bandar Baru Kecamatan Kuta Alam keluar sebagai peringkat pertama. Kemudian disusul oleh Gampoeng Lamteh Kecamatan Ulee Kareng dan Gampoeng Ateuk Jawo Kecamatan Baiturrahman pada peringat dua dan tiga.

Sedangkan peringkat pertama dalam kategori sekolah terbersih, diraih oleh SD Negeri 24 Banda Aceh, kedua SD Negeri 2 Banda Aceh, dan ketiga SMA Negeri 11 Banda Aceh. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh kepala Dinas Kebersihan Kota Banda Aceh, Assiten II Plt Walikota, dan Ketua DPR Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas (Kadis) DK3 Banda Aceh, Jalaludin mengatakan program award ini rutin digelar setahun sekali.

“Untuk gampoeng terbersih yang pernah juara tahun lalu, kita tidak memberikan penghargaan lagi.Karena tujuan mengadakan acara ini untuk membina gampoeng-gampoeng lain, guna menjadi gampoeng yang kita harapkan, yakni bersih dari sampah.

Di tingkat sekolah, DK3 Banda Aceh memiliki program yaitu kebersihan. Seluruh murid dituntut menjaga kebersihan sekolahnya agar bisa dicontoh oleh sekolah lainnya.

“Sekolah yang berpotensi, mampu memberikan contoh kepada sekolah yang lainnya untuk menjaga lingkungan sekolah bersih dan teratur.”

Selain penghargaan untuk sekolah dan gampong bersih, DK3 Kota Banda Aceh juga memberikan apresiasi kepada pekerja kebersihan terbaik, kerena dianggap telaten dalam

“Keadaan sampah dikota Banda Aceh yang selalu diangkut oleh pekerja kebersihan dalam tiap harinya mencapai 180 ton per hari. Ini jumlah total sampah terbesar yang ada di kota Banda Aceh,” jelasnya.

“Secara total kalau kita kali dengan populasi 0,5 dari jumlah penduduk sekarang, totalnya adalah 180 ton sampah. Jadi, sekarang sampah yang masuk ke TPA kota Banda Aceh sudah mencapai 165 ton, dan 15 tonnya lagi itu terpilah atau diolah,” sambungnya.

Asisten II Walikota Banda Aceh, Gusmeri,  memberikan apresiasi kepada penerima Award yang telah berhasil mendapatkan peringkat sebagai pemerhati kebersihan dan lingkungan di Kota Banda Aceh.

“Untuk itu, saya memberikan kata selamat untuk para penerima penghargaan dalam menjaga kebersihan, semoga akan menjadi motivasi bagi daerah-daerah lain dalam menjaga kebersihan dan keindahan, dan kita berharap akan terus mendapatkan penghargaan sebagai kota terbersih,” pungkasnya.

 

Editor: Eko Densa

loading...