HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Suami Tampar Istri Pakai Sandal Karena Menolak Hubungan Intim

2

HARIANACEH.co.id – Kecewa ditolak berhubungan intim dengan istri sendiri seorang suami tega menampar istrinya dengan sandal. Tak hanya itu, tersangka berinisial IS (38) juga memukul istrinya hingga babak belur.

Penganiayaan itu terjadi pada Selasa, 29 November sekitar pukul 23.00 WIB setelah ajakan rujuk ditolak mentah-mentah oleh korban. Awalnya pelaku menggunakan tangan kosong. Lalu mengambil sandal dan mengayunkan berulangkali ke wajah korban. Bahkan IS memukulinya berulangkali dengan gagang clurit.

Akibat perbuatan mantan suaminya itu, Sarmi menderita bengkak di kepala dan dahi. Jari kelingkingnya berdarah terkena sabetan clurit.

“Korban sempat berteriak meminta tolong. Warga dan tetangga datang dan menolong korban. Sedangkan, pelaku kabur melarikan diri,” kata Kanitreskrim Polsek Sawahan, AKP Nanang Efendi seperti dikutip Tribratanews, Kamis (1/12/2016).

Dijelaskan Nanang Efendi, kejadian itu berawal ketika pelaku menelepon korban dan akan datang ke rumah Sarmi di Jalan Patemon Sidomulyo Gang IV Surabaya. Niatan itu ditolak korban tetapi pelaku tetap datang.

“Pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu. Setelah berada di dalam, pelaku bertengkar dengan korban. Motif pelaku datang menemui korban untuk meminta untuk rujuk. Selain itu meminta untuk berhubungan intim. Namun ditolak oleh korban, karena malu dengan tetangga. Setelah itu, sambil membawa clurit pelaku menjambak rambut korban. Korban berupaya menepis dan melindungi kepalanya dengan tangan,” terang AKP Nanang Efendi.

Polisi pun menangkap IS pada Rabu 30 November menindaklanjuti laporan korban ke Mapolsek Sawahan.

“Kami menangkap pelaku di kamar kosnya di Jalan Petemon Gang 1 Surabaya. Barang bukti berupa satu pasang sandal gunung merek Eiger warna hitam yang dipakai pelaku saat menganiaya korban, juga ikut kami sita,” kata AKP Nanang Efendi.

Karena perbuatannya, IS dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

loading...