HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gejolak Baru Bisa Muncul Dengan Menahan Terduga Makar

2

HARIANACEH.co.id – Direktur Ekakutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Edi Hasibuan mengimbau polisi melepaskan sejumah orang yang ditahan karena diduga akan melakukan makar. Sebab, penahanan yang dilakukan polisi berpeluang menimbulkan gejolak baru.

“Kami minta mereka tidak ditahan, ini akan timbulkan gejolak. Ini tanggung jawab Polri,” kata Edi dalam diskusi di Warung Daun, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2016).

Meski polisi telah membebaskan delapan dari sebelas tersangka terduga makar, menurut Edi seharusnya polisi membebaskan seluruhnya. Hal itu untuk menghindari adanya diskriminasi dan dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak baru di masyarakat. “Masalah penahaann ini sangat subjektif,” kata Edi.

Disisi lain, ia mendukung upaya polisi untuk membuktikan dan mempertanggung jawabkan tuduhan makar yang dialamatkan kepada sebelas orang tersebut. Edi mempersilakan para tersangka mengajukan gugatan melalui proses pra peradilan.

“Kalo ada yang keberatan bisa sampaikan lewat praperadilan,” ujarnya.

Sebelumnya polisi menangkap 11 orang dalam kasus terkait dugaan makar. Mereka ditangkap pada Jumat 3 Desember 2016 dalam rentang pukul 03.00 WIB hingga 06.00 WIB di sejumlah lokasi berbeda.

Hingga kini polisi masih menahan tiga orang, mereka adalah Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar. Sementara delapan tersangka lainnya sudah dilepas usai menjalani pemeriksaan 1×24 jam.[]

loading...