HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Para Pengusaha Korsel Diduga Terjerat Skandal Korupsi Park Geun-Hye

1

HARIANACEH.co.id, SEOUL – Parlemen Korea Selatan (Korsel), pada Senin 5 Desember, membuat gebrakan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Anggota dewan menggelar rapat dengar pendapat yang akan menghadirkan para elite pengusaha negara itu sekaligus menanyai mereka terkait skandal korupsi yang mengarah kepada Presiden yang terancam dimakzulkan, Park Geun-Hye.

Para pemimpin berpengaruh dalam konglomerasi yang dikelola keluarga, seperti Samsung dan Hyundai, berada di antara mereka yang akan bersaksi. Sidang digelar di depan penyelidikan parlemen, menjelang pemungutan suara pemakzulan untuk menurunkan presiden, pada Jumat mendatang.

Sidang dibuka di belakang serangkaian demonstrasi massa setiap pekan di Seoul yang telah melibatkan jutaan orang turun ke jalanan dengan seruan penggulingan Park.

Park dituduh berkolusi dengan orang kepercayaan rahasianya, Choi Soon-Sil, untuk menekan sejumlah perusahaan raksasa “menyumbangkan” hampir USD70 juta bagi dua yayasan non-profit yang disangsikan.

Choi, yang sudah didakwa atas tuduhan pemaksaan dan penyalahgunaan kekuasaan, dituduh menyedot sebagian dana yang disumbangkan untuk kepentingan pribadi. Dia membantah semua tuduhan kriminal tersebut.

Choi diatur buat tampil di acara televisi, pada Rabu nanti, menandai kali pertama dirinya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan publik mengenai perannya dalam skandal ini.

Kesaksian, Selasa 6 Desember, akan dikhususkan untuk menginterogasi para petinggi perusahaan, termasuk pewaris kelompok Samsung, Lee Jae-Yong; pemimpin Hyundai, Chung Mong-Koo; dan tujuh konglomerat lainnya termasuk LG, Lotte, Hanjin, dan CJ.

Mereka termasuk deretan orang-orang terkaya dan paling kuat di Negeri Ginseng. Tetapi skandal “Choi-gate” telah menyeruakkan dendam membara publik atas pengaruh dan kedudukan istimewa mereka pada saat perlambatan pertumbuhan ekonomi

Menurut sumber perindustrian yang dikutip harian bersirkulasi terbesar, Chosun Ilbo, banyak dari petinggi perusahaan telah buru-buru mempersiapkan diri dengan panik demi menghindari penghinaan publik. Mereka berlatih simulasi tanya-jawab dengan para ajudan, dan menghafal jawaban terhadap pertanyaan seputar isu-isu sensitif.

Samsung — kelompok usaha terbesar di Korsel — memberi kontribusi terbesar, 20 miliar Won (setara USD17 juta) untuk yayasan Choi, diikuti oleh Hyundai, SK, LG, dan Lotte.

“Samsung juga dituduh secara terpisah menawarkan jutaan Euro kepada Choi untuk membiayai latihan berkuda putrinya di Jerman,” seperti dilansir AFP, Senin (5/12/2016).

Jaksa telah menggerebek markas Samsung dan kelompok lain demi mencari bukti bahwa mereka kecipratan nikmat kebijakan yang dipertukarkan dengan sumbangan ke yayasan.

President Park tidak akan muncul di hadapan sidang, menyusul perlawanan sengit dari partai konservatifnya yang berkuasa. Partainya menentang ide pemanggilan presiden ke parlemen.

loading...