HARIAN ACEH INDONESIA
HARIANACEH.co.id

Gempa Bumi, Status Pidie Jaya Kini jadi Tanggap Darurat

4

HARIANACEH.co.id, JAKARTA – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut status Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, masih tanggap darurat pascagempa 6,5 SR yang terjadi pukul 05.03 WIB.

Sutopo mengungkapkan, Bupati Pidie Jaya Aiyub Ben Abbas kini sedang di Jakarta. Kendati demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie tetap berkoordinasi dengan Aiyub.

“Kondisinya tanggap darurat. Meski pemerintah daerah belum menetapkan statusnya, tetapi kondisi seperti ini statusnya tanggap darurat,” kata Sutopo di Kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2016).

Sutopo menjelaskan, status tanggap darurat berlaku untuk tujuh sampai 14 hari ke depan. Setelah itu, BNPB akan mengevaluasi status tersebut. “Nanti disesuaikan apakah perlu ditambah atau tidak, tergantung kondisi di lapangan,” ujar Sutopo.

Sutopo mengatakan, bencana gempa bumi Pidie Jaya belum masuk dalam skala bencana nasional. “Sampai saat ini bencananya masih tingkat kabupaten,” kata Sutopo.

Gempa berkekuatan 6,5 skala Richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, tepatnya di 18 kilometer timur laut. Gempa terjadi di kedalaman 10 kilometer pada posisi 5.19 lintang utara – 96,36 bujur timur. Gempa tak berpotensi tsunami.

Sebelumnya, BNPB merilis data dampak gempa Kabupaten Pidie Jaya. Hingga pukul 13.10 WIB, secara keseluruhan terdapat 52 orang meninggal dunia, 73 orang luka berat 200 orang luka ringan.

Secara rinci, jumlah korban di Kabupaten Pidie Jaya yaitu 50 orang meninggal (empat korban teridentifikasi dan lainnya pendataan), 70 orang luka berat, dan 122 orang luka ringan.

Kemudian, jumlah korban di Kabupaten Bireuen yaitu dua orang meninggal dunia, tiga orang luka berat, 78 orang luka-luka.

loading...